Bobol Sekolah, ABG Dibekuk

 WI dijebloskan ke penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian TV LG 21 Inc dan receiver milik SMKN 5 Kaur beberapa waktu lalu.
WI dijebloskan ke penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian TV LG 21 Inc dan receiver milik SMKN 5 Kaur beberapa waktu lalu.

TETAP, Bengkulu Ekspress – Seorang anak baru gede (ABG) putus sekolah berinisial WI (17), warga Desa Tanjung Bunga Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur berhasil dibekuk anggota Polsek Kaur Selatan, Rabu (31/1) malam. WI dijebloskan ke penjara karena terbukti melakukan tindak pidana pencurian TV LG 21 Inc dan receiver milik SMKN 5 Kaur beberapa waktu lalu.

“Pelaku ini kita amankan karena terbukti melakukan pencurian bobol SMKN 5 Kaur beberapa waktu lalu, dan kini pelaku masih dalam pemeriksaan kita,” kata Kapolsek Kapolres Kaur AKBP Pringgodo Heru Kunprasetyo SIK melalui Kapolsek Kaur Selatan Iptu Surya R Purnama SH, kemarin, (1/2).

Dikatakan Kapolsek, pelaku yang merupakan mantan pelajar SMKN 5 ini diamankan polisi di rumahnya Desa Tanjung Bunga sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku yang hanya menempuh pendidikan kelas dua di SMK 5 ini, diamankan setelah pihak Polsek KS menerima laporan pihak sekolah beberapa waktu lalu, dimana sekolah dibobol maling dan menyebabkan TV LG 21 Inc dan receiver merek Tanaka yang ada di ruangan Kepsek raib. Setelah memproses laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mencurigai pelaku sebagai pelaku pencurian tersebut. Setelah dikumpulkan seluruh bukti yang ada, polisi langsung mengamakan pelaku.

“Pelaku kita amankan ini rumahnya tanpa perlawanan, dan saat ini untuk keterlibatan pelaku lain termasuk penampung barang curian pelaku ini masih kita kembangkan, dan ini akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” jelas Kapolsek.
Sementara itu, WI mengaku ia nekat melakukan pencurian TV dan receiver di sekolah yang pernah tempatnya menuntut ilmu itu, lantaran terdesak karena tidak memiliki uang untuk belanja, dan lantaran sudah menguasai kondisi sekolah pelaku akhirnya nekat membobol sekolah tersebut.

“Kalau TV itu saya jual hanya Rp 400 ribu dan receiver belum lalu, dan uang hasil TV itu saya gunakan untuk belanja sehari-hari. Saya melakukan ini sendiri saat sekolah libur,” singkat WI saat ditemui Bengkulu Ekspress di Mapolsek, kemarin (1/2). (618)