Bobok Bareng, 6 Pelajar Digerebek

AIR NIPIS, BE – Warga Desa Sukanegeri Kecamatan Air Nipis, Bengkulu Selatan Jumat dinihari kemarin (18/5) heboh. Pasalnya sejumlah warga berhasil menggerebek 6 orang anak baru gede (ABG) yang masih berstatus pelajar tidur dalam 1 rumah di desa tersebut. Ke 6 pelajar tersebut terdiri dari 4 pria dan 2 wanita. 4 remaja pria berasal dari Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim yang masing berinsial Pe (16), pelajar di salah satu SMP di BS, Re (17) pelajar kelas I salah satu SMA di BS, Ag (15) siswa SMP, dan Abi (15) kelas 2 SMP. Sedangkan wanitanya merupakan warga Desa Sukanegeri dan juga siswa kelas MTs yakni Et (14) dan Sa (14). Berdasarkan data dihimpun BE, peristiwa pengerebekan terhadap ke enam pelajar ini diawali sekitar pukul 22.00 WIB Kamis (17/5) warga melihat sepeda motor yang dikendaraai seorang remaja lelaki masuk ke rumah Eti di Desa Sukanegeri, Air Nipis. Melihat sepeda motor masuk tersebut warga mulai curiga, sebab sebelumnya diduga kalau Eti sering menerima tamu laki-laki padahal orang tuanya sedang tidak ada di rumah lantaran pergi ke kebunnya.

Selanjutnya, oleh warga yang dipimpin langsung oleh Kades Sukanegeri, Marmin langsung melakukan pengintaian. Sekitar 1 jam kemudian atau pukul 23.00 WIB, remaja pria tadi memasukan sepeda motornya ke dalam rumah Eti, kemudian pintu rumah dikunci dari dalam. Melihat hal itu, kecurigaan warga semakin kuat kalau remaja itu sedang tidur dalam satu rumah. Karena sudah lewat tengah malam remaja lelaki tadi juga terlihat keluar dari rumah Et, maka sekitar pukul 02.45 WIB Jum’at (18/5) kades setempat didampingi Kapolsek Seginim Iptu Sultoni SH dan Kanit Reskrim Ipda M Yusman langsung mengintip ke dalam rumah Et. Mereka melihat ternyata bukan 1 remaja pria dalam rumah itu tetapi ke 4 remaja pria yang sedang tidur di lantai. Mengetahui kalau mereka didatangi warga, 4 remaja pria ini sempat berlari ke dalam dan bersembunyi ke salah satu kamar rumah tersebut. Mendengar pintu rumahnya dibuka, Et dan temannya Sa bangun dan kemudian membukakan pintu. Setelah pintu dibuka, wargapun langsung masuk dan menggeledah isi rumah tersebut. Kontan saja saat digeledah, warga mendapati ke 4 remaja pria yang bersembunyi di salah satu kamar di rumah tersebut bersama 2 remaja wanita. Sehingga jumlahnya ada 6 pelajar. ”Kami sudah lama curiga dan ternyata kecurigaan kami benar kalau di rumah tersebut ada tamu laki-laki yang bukan muhrimnya, sehingga kami gerebek bersama warga,” ujar Kades Sukanegeri Marmin. Sementara itu, karena situasi malam itu mulai panas Kapolsek Seginim langsung membawa ke 6 pelajar tersebut ke mapolsek untuk diamankan dan menghindari amukan massa.Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo SIK MH melalui Kapolsek Seginim Iptu Sultoni SH didampingi Kanit Reskrim Ipda M Yusman mengatakan, setelah diamankan, ke enam pelajar itu diminta memanggil orang tua mereka masing-masing. Ke enam pelajar tersebut diminta membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sedangkan warga Sukanegeri meminta 6 remaja itu diberikan sanksi adat yakni cuci kampung. ” Mereka sudah kami persilakan pulang setelah membuat surat perjanjian, untuk sanksi adatnya dimusyawarahkan nanti malam (tadi malam,red),” terangnya.(369)