Bobe Bagikan Tips Mereview Produk

Zalmi/Bengkulu Ekspress Anggota Komunitas Blogger Bengkulu (Bobe) foto bersama usai kegiatan Kelas Blogger di Kantor Telkom Bengkulu, kemarin (22/10).
Zalmi/Bengkulu Ekspress Anggota Komunitas Blogger Bengkulu (Bobe) foto bersama usai kegiatan Kelas Blogger di Kantor Telkom Bengkulu, kemarin (22/10).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Komunitas Blogger Bengkulu (BoBe) melaksanakan pertemuan kelas blogger periode ke-3 di ruang pertemuan lantai tiga, kantor Telkom Bengkulu, kemarin (22/10).

Pada pertemuan kali ini, Bobe menjalin kerja sama dengan TDA Community Bengkulu, Salimah Food dan Telkom Indonesia Bengkulu, dengan memberikan materi tentang tips mereview produk atau jasa melalui blog.

BoBe menghadirkan pemateri Ketua BoBe, Milda Ini atau akrab disapa Mak Bobe dan rekannya, M Ria Fasha. Keduanya merupakan blogger yang sudah banyak memenangkan lomba penulisan blog dan sudah banyak mendapatkan job mereview produk ternama berskala nasional.

”Bila kita mendapatkan job mereview produk, hal pertama yang perlu kita cari inspirasi mengenai produk atau jasa yang mau direview,” ujarnya Milda saat memaparkan materinya.

Inspirasi itu bisa didapatkan dari googling atau mencari tahu melalui internet, testimoni yang sudah dibuat orang lain tentang produk yang direview, media cetak dan media elektronik dan bisa juga dengan membuka website tentang jasa atau produk yang direview.

Menurut Milda Ini, cara menulis atau kunci mereview produk yang mesti diingat dan dikuasai blogger adalah 5 W + 1 H. Terdiri dari what (apa), berupa penjelasan tentang apa nama produk atau jasa yang direview, apa yang ditawarkan, serta apa saja jenis dan sifatnya.

Berikutnya when (kapan), berisi keterangan tentang kapan produk atau jasa tersebut bisa digunakan dan kapan produk atau jasa yang direview mulai ada.

Kemudian who (siapa), siapa yang punya produk atau jasa tersebut, siapa yang bisa menggunakan, siapa saja sasarannya dan siapa saja yang bisa menggunakannya.

Selanjutnya, why (kenapa), blogger mesti mengulas alasan menggunakan prodik atau jasa produk yang direview, kelebihan dan kekurangannya, sebab produk atau jasa itu dibuat dan bagaimana cara mendapatkkannya atau memesannya.

Milda yang juga selaku penulis buku ini menjelaskan mengenai cara menuangkan review produk dalam tulisan blog. Untuk penulisan judul, maksimal berisikan 90 karakter atau 11 kata, menggunakan bahasa yang baik meski tidak baku.

Berikutnya, menulislah secara sistematis dengan menghindari kata atau paragraf yang berulang, menyelesaikan tulisan mengenai produk atau jasa dengan bahasa yang ringkas dan tuntas.

Setelah tulisan selesai, jangan lupa membacanya kembali dan memperhatikan tulisan apakah sudah sesuai dengan semua ketentuan dan syarat kepenulisan. Kemudian juga memperhatikan aturan pemuatan informasi dan gambar sudah sesuai dengan brief (ketentuan) yang sudah diberikan.

”Sampaikan tulisan dengan bahasa yang personal sesuai dengan apa yang dirasakan,” imbuh ibu 3 anak ini.

Diakhir pemaparannya, Milda Ini mengingatkan untuk menghindari menerima job review untuk produk atau jasa yang bernuansa haram, tidak baik, diluar kepribadian penulis, tidak sesuai realita, berlebihan memuji, dan menuliskan sesuatu di luar kadar keilmuan penulis.

”Semisal kita mereview produk makanan lalu kita menuliskan sepotong kue ini me mengandung protein sekian gram. Padahal basic kita bukan dari pendidikan kesehatan, kecuali seperti saya, misalnya saya menulis berdasarkan ilmu saya peroleh saat kuliah di keperawatan dan menjadi perawat, kadar gizi kue ini 1 gramnya mengandung protein sekian gram. Kalau seperti itu orang bisa menilai, oooo penulis memang tahu karena dia dulu memang bekerja dibidang kesehatan,” imbuhnya.

Pemateri kedua, Ria Pasha menyampaikan, mereview produk artinya seorang blogger menjelaskan dan mendeskripsikan produk atau jasa untuk diinformasikan supaya orang tertarik untuk membeli atau menggunakan produk yang direview tersebut.

Mereview produk ada dua jenis, pertama, hard selling, yakni review yang lebih mengedepankan iklan. Kedua, soft selling, yakni review yang menggunakan bahasa personal (pribadi, menceritakan produk dengan cara menceritakan kebutuhan dan pengalaman penulis mengenai produk yang berkaitan dengan produk yang direview, setelah itu baru menjelaskan secara rinci mengenai produk atau jasa yang direview.

”Hal yang harus ada dalam tulisan review produk atau jasa gambar, deskripsi produk, pengalaman menggunakan, deskripsi pembeli, kekuatan produk, serta imbauan untuk membeli atau menggunakan produk yang direview,” ujar wanita peraih juara 1 gelar Kartini Digital 2017 pada lomba yang dilaksanakan Telkomsel ini.

Dalam menulis review produk, Ria Fasha juga mengingatkan blogger untuk menjelaskan mengenai siapa orang yang memiliki produk tersebut, menuliskan bahan produk sesuai keyword yang ditentukan, menggunakan bahasa yang ringan, dan tidak terlalu mengiklankan produk atau jasa yang diulas.

Selain itu, tulisan pun juga kreatif dan lengkap, dengan melihat berbagai sudut pandang, ekonomis, fungsional dan memiliki efek jangka panjang.

”Dalam menulis review produk harus menyampaikanya dengan jujur berdasarkan pengalaman menggunakannya sehingga orang yang membaca reviewmu akan terbantu,” pungkas wanita berjilbab ini. (166)