BNNK Bengkulu Awasi Panjualan Samcodin

Foto : Firman/Bengkulu Ekspress

Sering Digunakan untuk ‘Teler’

Bengkulu, bengkuluekspress.com -Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bengkulu, mengawasi penjualan obat merek Samcodin dalam skala besar. Karena obat yang mengandung zat adiktif Dextromethorphane ini sering dikonsumsi anak-anak untuk mabuk atau teler.

Dikatakan Kepala BNNK Bengkulu, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Alexander S Soeki kepada bengkuluekspress.com Kamis siang (6/9/18), BNNK telah banyak menerima laporan masyarakat terkait maraknya kalangan anak-anak mengkonsumsi pil Samcodin yang berdampak pada keresahan masyarakat.

“Pengguna zat adiktif yang terkandung dalam obat batuk ini masih marak terlebih dikalangan anak-anak. Terbukti dari 30-an lebih anak yang kita rehabilitasi ada sekitar 20-an orang lebih mengaku sebgai pengguna zat adiktif. Kita turut prihatin atas fenomena negatif yang terus timbul merusak kesehatan anak tentunya,” ucapnya.

Untuk menghilangkan kebiasaan buruk itu terhadap masyarakat, BNNK Bengkulu bekerja sama dengan beberapa instansi terkait seperti Satpol PP, Pemda, koramil, serta anggota kepolisian untuk membantu menertibkan apabila menemukan anak mengkonsumsi zat adiktif tersebut. Kemudian, menyerahkan mereka kepada anggota BNNK Bengkulu, untuk dilakukan tindakan penyelamatan dengan rehabilitasi.

“Untuk apoteker juga, apabila ada anak kecil maupun orang dewasa yang membeli Samcodin dengan jumlah banyak untuk tidak dilayani. Kami juga mengharapkan bantuan dari petugas apotek dan toko obat mengontrol penggunaan pil ini,” tutupnya. (Imn)