BMT Siap Gulirkan Samisake

BENGKULU, BE-  Koperasi BMT Kota Mandiri siap menyalurkan dana program satu miliar satu kelurahan (Samisake) yang berasal dari APBD Kota Bengkulu. Menurut Ketua BMT Kota Mandiri, Zamzami Putrado pihaknya akan melakukan melakukan penyaluran dana Samisake di kelurahan Sukamerindu. “Berdasarkan informasi yang kita dapat, kita akan menyalurkan di tiga kelurahan namun yang pasti baru di kelurahan Sukamerindu,” ungkap Zamzami.
Menurutnya,  saat ini sudah banyak masyarakat Kelurahan Sukamerindu yang mengajukan permohonan kepada mereka untuk mendapat bantuan dana bergulir tersebut. Meskipun sudah banyak yang memasukkan pengajuan, namun pihaknya akan terlebih dahulu melakukan survei agar penyaluran dana tersebut tepat guna. Dalam pencairan, BMT Kota Mandiri juga akan menyediakan formulir khusus terkait dengan penggunaan dana Samisake. Hal tersebut dilakukan unttuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. “Secara teknis BMT Kota Mandiri sudah siap, saat ini tinggal menunggu pencairan dari pemerintah Kota,” tambah Zamzami.
Lebih lanjut ia menjelaskan, setelah dana tersebut masuk ke rekening BMT maka pihaknya akan segera melakukan survei untuk menentukan siapa saja yang berhak mendapatkan dana tersebut. Pada pertengahan Januari nanti, kemungkinan besar sudah disalurkan kemasyarakat. Untuk Kelurahan Sukamerindu sendiri, jika pembagian dana sebesar Rp 19 miliar dibagi rata setiap kelurahan maka kelurahan Sukamerindu akan mendapat jatah sekitar Rp 280 juta. Namun jika ada opsi lain yaitu pembagian berdasarkan jumlah penduduk belum bisa dipastikan berapa jumlah yang akan diterima Kelurahan Sukamerindu. ” Untuk tahap awal ini besaran dana yang akan mereka lakukan adalah minimal Rp 500 ribu. Namun, tidak semua nanti bisa diakomodir, karena dana ini sifatnya bergulir sehingga yang saat ini belum dapat maka kedepannya bisa memperolehnya,” paparnya.
Sementara itu dengan penyaluran Samisake melalui Koperasi khususnya BMT Kota Mandiri, Zamzami meyakini jika akan berdampak positif terhadap pertumbuhan omzet yang dimiliki oleh BMT. Selain itu ia juga menjelaskan BMT memiliki produk yang menyerupai tabungan sehingga bisa membantu masyarakat dalam pengelolaan usaha mereka. Dan untuk mereka yang mendapat dari BMT tidak perlu membuka rekening di bank karena penyaluran yang dilakukan melalui buku tabungan milik BMT sendiri.
“Sistem yang kita pakai adalah syariah sehingga dalam pengelolaan dana ini akan mendapat pendampingan dari kita sehingga kita berharap dana yang disalurkan pemerintah tersebut benar-benar bermanfaat,” pungkas Zamzami.(251)