BMKG : Jika Doublet Tak Terjadi, Bisa Gempa Bengkulu Lebih Besar

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofosika mengatakan jika tidak terjadi dua kali gempa atau doublet maka diperkirakan kekuatan gempa yang mengguncang Bengkulu tadi pagi bisa lebih besar. Hal itu diungkapkan
Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, Litman, Rabu (19/8).

“Kita patut bersyukur posisi gempanya langsung bisa doublet dengan kekuatan yang hampir sama diwaktu yang berdekatan, kita dapat bayangkan kalau hanya satu gempa tadi itu kekuatannya bisa diatas 7 dan itu bisa bahaya,” ujar Litman, Rabu (19/8)

Menurut Litman, terlebih, gempa tersebut terjadi di sumber yang sama yaitu akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia. Dengan terbagi dua maka kekuatan gempa menjadi berkurang sehingga dampak yang kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu parah ketimbang jika gempa tersebut hanya terjadi satu kali.

Litman menambahkan, pasca doublet gempa bermagnitudo 6,9 dan 6,8 yang mengguncang Provinsi Bengkulu sekira pukul 05:23 WIB tadi, BMKG mencatat telah terjadi sebanyak 10 kali gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil.

“Jadi sudah 10 kali gempa susulan dengan magnitudo antara 3 dan 4, terakhir gempa susulan tercatat pada pukul 08.54 WIB tadi,” tuturnya.(HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*