BMA Usulkan Hibah Rp 1,53 M

Foto : Ist

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kembali mengajukan usulan dana hibah kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Benteng. Usulan telah disampaikan dan besar harapan bisa diakomodir dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Benteng tahun 2020 nanti. Ketua BMA Kabupaten Benteng, Drs BJ Karneli menuturkan, proposal usulan bantuan dana hibah telah disampaikan secara langsung ke Bupati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Benteng.

“Secara pribadi, kami meminta bantuan kepada Bupati agar bisa mendukung dana hibah untuk BMA. Proposal usulan dana juga sudah disampaikan ke Sekda Benteng,” kata BJ Karneli.

Mantan komisioner KPU Kabupaten Benteng ini menuturkan, pihaknya sudah melakukan analisa kebutuhan anggaran untuk direalisasikan di tahun depan. Dimulai dari pemberian insentif staf BMA Kabupaten Benteng serta intensif pengurus BMA di 11 kecamatan se-Kabupaten Benteng.



“Kami juga membutuhkan biaya cukup besar untuk menggelar musyawarah besar (Mubes) yang rencana awal digelar tahun 2019 ini. Mubes inilah yang akan menjadi wadah pertemuan bagi seluruh tokoh adat dan FKPD lingkungan Pemda Benteng. Banyak hal yang akan dibahas disana. Secara keseluruhan, anggaran yang dibutuhkan BMA tahun 2020 sebesar Rp 1,53 miliar,” papar BJ Karneli.

Ia menyadari, bahwa penyaluran dana hibah di Kabupaten Benteng memang tak bisa dilakukan setiap tahun. Melainkan, menggunakan sistem on-off. “Tahun 2018 lalu, kami mendapat dana hibah. Sedangkan, tahun 2019 ini tidak sama sekali. Di tahun 2020, kami harap dana hibah kembali dikucur,” pinta BJ Karneli. (135)