BLT-DD Tahap II di Mukomuko Capai Rp 5,5 M

M.Fadli: Kepala Bidang Pemerintahan Desa

MUKOMUKO, bengkuluekspress.com – 148 desa di Kabupaten Mukomuko telah selesai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II dengan jumlah masyarakat yang menerima BLT-DD tahap II se-Kabupaten Mukomuko sebanyak 9,170 penerima. Per Kepala Keluarga (KK) mendapatkan Rp 600 ribu sehingga total anggaran BLT-DD tahap II yang disalurkan ke penerima mencapai Rp 5,5 miliar.

“Jumlah BLT-DD tahap II ini yang disalurkan mencapai Rp 5,5 Miliar lebih atau Rp 5,502 M,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko, Gianto melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa, M.Fadly, Rabu (1/7).

Lanjutnya, untuk jumlah penerima BLT-DD terbanyak dari 15 kecamatan yakni di Kecamatan Ipuh mencapai 1.237 KK. Disusul oleh Kecamatan Penarik sebanyak 901 KK.

“Kecamatan Ipuh ada 1.237 KK namun jumlah ini juga sesuai dengan jumlah desa yang ada di wilayah tersebut mencapai 16 desa. Disusul Kecamatan Penarik 901 KK dengan 14 desa. Sedangkan untuk jumlah penerima paling sedikit yakni Kecamatan Malin Deman 282 KK dari 7 desa,” bebernya.

Lebih lanjut Fadly mengatakan, dari 148 desa yang ada sedikitnya ada 9 desa yang menyalurkan BLT-DD ini secara non tunai dan selebihnya penyaluran secara tunai.

“Alhamdulillah penyaluran BLT-DD tahap II di daerah kita sudah selesai. Baik secara tunai ataupun non tunai. Dari data yang ada sedikitnya ada 9 desa menyalurkan BLT secara non tunai dan 139 desa secara tunai,” ucapnya.

Ia menambahkan, adapun 9 desa yang menyalurkan BLT secara non tunai tersebar di 4 Kecamatan yakni Kecamatan Lubuk Pinang di Desa Tanjung Alai, kemudian Kecamatan Kota Mukomuko di Desa Pasar Sebelah, Desa Ujung Padang, Desa Pondok Batu dan Desa Tanah Harapan. Terus Kecamatan Penarik yakni di Desa Sidodadi dan Desa Marga Mukti serta di Kecamatan Air Manjuto di Desa Agung Jaya dan Pondok Makmur.

“Dari 4 kecamatan paling banyak yang menyalurkan BLT-DD secara non tunai yakni di Kecamatan Kota Mukomuko ada 4 desa,” pungkasnya.(en)