Blangko KTP-el Kembali Menipis

Ary/Bengkulu EkspressMasyarakat Rejang Lebong tengah melakukan perekaman KTP-el di kantor Dinas Dukcapil Rejang Lebong. Saat ini stok blangko KTP-el di Dinas Dukcapil Rejang Lebong kembali menipis

CURUP, Bengkulu Ekspress – Ketersediaan blangko KTP-el di Dinas Dukcapil Rejang Lebong kembali menipis. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Rejang Lebong, Drs Muradi melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Mei Susanti Harahap, SH MM mengungkapkan saat ini ketersediaan blangko KTP-el di Dinas Dukcapil Rejang Lebong tinggal 281 keping lagi.

“Data terakhir yang kita terima, stok blangko KTP-el yang kita miliki sebanyak 281 keping,” sampai Susan.

Dijelaskan Susan, pada awal Juni lalu ketersediaan blangko KTP-el di Dinas Dukcapil Rejang Lebong juga sempat menipis yaitu tinggal 300 lembar lagi. Saat itu pihaknya langsung mengusulkan penambahan blangko KTP-el baik ke Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu maupun ke Kementerian Dalam Negeri.

Namun, karena di awal Juni stok blangko di Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu kosong, sehingga Rejang Lebong hanya mendapat tambahan stok dari Kementerian Dalam Negeri.”Tambahan blangko dari Kementerian Dalam Negeri juga tidak banyak, hanya sebanyak 500 keping, setelah kita gunakan saat ini menyisakan 281 keping lagi,” papar Susan.



Menurut Susan, dari sisa 281 keping tersebut, saat ini daftar tunggu pencetakan KTP-el bagi masyarakat Rejang Lebong yang baru pertama kali melakukan pencetakan KTP-el sebanyak 121 orang. Maka stok blangko yang ada tersebut hanya cukup untuk beberapa hari ke depan.

Dengan kembali menipisnya stok blangko KTP-el tersebut, pihaknya akan segera mengusulkan penambahan blangko ke Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu. Karena dari informasi yang mereka terima, Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu baru mendapat penambahan blangko dari Kementerian Dalam Negeri, meskipun Susan jumlahnya tidak terlalu banyak.

Lebih lanjut Susan mengungkapkan, dengan minimnya stok blangko KTP-el di Dinas Dukcapil Rejang Lebong ini, maka hingga kemarin pihaknya masih membatasi pencetakan KTP-el. Pembatasan yang mereka lakukan yaitu hanya melakukan pencetakan KTP-el untuk masyarakat Rejang Lebong yang belum pernah memiliki KTP-el atau baru pertama kali melakukan pencetakan KTP-el. Sedangkan untuk masyarakat yang melakukan perbaikan, maka akan mereka berikan surat keterangan saja.

“Karena stok blangko yang menipis, sehingga saat ini kita hanya memprioritaskan pencetakan KTP-el bagi masyarakat yang belum sama sekali memiliki KTP-el,” demikian Susan.(251)