Blakblakan Soal Menghajar Rihanna, Chris Brown: Itu Mengubah Hidup Saya

rihannajpnn.com – Setelah hampir delapan tahun tutup mulut, Chris Brown akhirnya membeberkan kisah asmaranya dengan Rihanna yang kini telah kandas. Terutama soal pemukulan yang dilakukannya terhadap penyanyi Umbrella itu.

Insiden KDRT itu sempat menjadi skandal besar dan membuat Brown berurusan dengan hukum. Namun, selama ini dia tidak pernah mengungkapkan dengan jelas apa yang terjadi pada malam itu.

Dalam film dokumenternya, rapper berusia 28 tahun itu menceritakan dengan gamblang mengenai insiden yang membuatnya dilaporkan Rihanna dengan tuduhan kekerasan pada 2009.

Berlabel Chris Brown: Welcome To My Life, Brown mengatakan kalau hubungan mereka memburuk setelah dia menceritakan mengenai hubungannya dengan perempuan lain sebelum dia dan Rihanna menjadi sepasang kekasih.

Brown mengatakan kalau dia sudah menjelaskan kalau hubungan itu tidak lebih dari hubungan fisik. Namun, itu memicu pertengkaran. Tak hanya itu, pertengkaran yang awalnya hanya perang kata-kata kerap berubah menjadi adu fisik.

”Dia (Rihanna, Red) membenci saya. Setelah itu saya mencoba segalanya. Dia tidak peduli. Dia hanya tidak percaya saya. Dari sanalah hubungan kami terjun bebas. Akan ada pertengkaran, verbal dan fisik. Kedua belah pihak terlibat. Ini adalah kali pertama saya mengatakan semuanya,” tutur Brown.

”Saya masih cinta Rihanna. Namun, saya harus jujur. Kita akan bertengkar. Dia akan memukul saya, saya akan memukulnya. Tetapi itu kan enggak benar. Ada satu titik dimana kita akan berbicara, ”Gila, kita ini ngapain?””

Ditambahkan Brown, adalah wajar bila dia muncul dengan wajah penuh cakaran atau lebam. ”Jatuh. Itu yang biasa saya katakan.” Ditambahkan Brown dia merasa buruk sudah melukai perempuan. ”Saya merasa seperti monster,” ujarnya.

Pertikaian mereka terakhir mereka terjadi pada malam pesta Clive Davis. Di malam itu, gadis yang disebut bikin Rihanna cemburu buta datang ke pesta itu. Padahal, Brown sudah meminta si gadis untuk tidak datang ke pesta-pesta yang dia akan hadir.

”Malam itu mengubah hidup saya,” katanya. Brown mengatakan kalau Rihanna menangis di pesta itu setelah melihat perempuan tersebut.

Mereka pun memutuskan untuk pulang. Demi menenangkannya, Brown menunjukkan kalau dia dan perempuan itu tidak saling kontak satu sama lain untuk datang di pesta yang sama.

Namun, saat Rihanna melihat ponselnya, perempuan itu mengirimkan SMS. ”Dia meledak. Dia melemparkan ponsel saya dan berteriak, “Aku benci kamu!” Umpatan pun dikatakan. Dia kemudian mulai memukuli saya. Kami berada di dalam mobil Lamborghini yang kecil itu dan dia memukuli saya.”

Brown mengatakan kalau dia memohon dan mengatakan menceritakan kebenaran. Tetapi, Rihanna terus memukulnya.

”Saya ingat, dia menendang dan meninju saya. Tetapi kemudian, saya membalas pukulannya dengan tonjokan. Itu bikin bibirnya pecah dan berdarah. Saya shock. Gila, kenapa saya pukul dia seperti itu?”

”Dia kemudian meludahi saya dengan darahnya. Saya tambah marah. Dan itu benar-benar pertengkaran hebat.”

Pertengkaran itu berlangsung saat Brown masih mengemudikan mobil. Dia kemudian menepi untuk menenangkan situasi. Tetapi Rihanna kemudian mengambil kunci dan pura-pura melemparkan kunci itu keluar jendela. ”Padahal kunci itu dia duduki.”

”Saya keluar mobil untuk mencari kunci itu. Dan saat itu lah saya mendengar seseorang berteriak, “Tolong, dia mencoba membunuh saya,”” katanya. Rihanna kemudian ke kantor polisi dan Brown pun ditangkap. (tia/Daily Mail/JPC)