BKSDA Buka Jalur Baru Masuk TWA Bukit Kaba

Ist/BE
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari berada digerbang jalur baru pendakian TWA Bukit Kaba yang ada di Desa Air Semping Kepahiang.

 

 

CURUP, bengkuluekspress.com– Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung akan membuka jalur pendakian baru untuk masuk ke Taman Wisata Alam Bukit Kaba. Jalur pendakian resmi yang akan di buka tersebut ada di Kabupaten Kepahiang yaitu di Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan.
“Saat ini kita tengah mempersiapkan untuk membuka jalur resmi baru masuk ke TWA Bukit Kaba yaitu di Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan,” ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari saat dikonfirmasi Sabtu (7/8).

Lebih lanjut Said menjelaskan, bila jalur dari Air Sempiang ini sudah resmi dibuka, maka pengelolaannya nanti akan mereka lakukan dengan bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa setempat.
Selain itu, ia juga mengungkapkan dengan dibukanya jalur baru masuk ke TWA Bukit Kaba tersebut maka nantinya akan ada dua jalur resmi masuk ke TWA Bukit Kaba setelah sebelumnya sudah ada jalur resmi di Desa Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang yang sudah lama dibuka dan banyak digunakan akses para pengunjung atau pendaki untuk menuju puncak Gunung Kaba atau Bukit Kaba.
“Jalur baru ini nanti juga bisa tembus ke puncak Bukit Kaba, namun melalui Bukit Hitam, sehingga nantinya kedua jalur ini bisa terhubung,” demikan Said.(251)

 

– Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung akan membuka jalur pendakian baru untuk masuk ke Taman Wisata Alam Bukit Kaba. Jalur pendakian resmi yang akan di buka tersebut ada di Kabupaten Kepahiang yaitu di Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan.
“Saat ini kita tengah mempersiapkan untuk membuka jalur resmi baru masuk ke TWA Bukit Kaba yaitu di Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan,” ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah I, BKSDA Bengkulu-Lampung, Said Jauhari saat dikonfirmasi Sabtu (7/8).

Dijelaskan Said, untuk proses pembukaan jalur sendiri saat ini pihaknya masih mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung salah satunya pembanguna gapura di pintu masuk TWA Bukit Kaba yang ada di Desa Air Sempiang tersebut. Meskipun proses persiapan pembukaan jalur resmi masuk ke TWA Bukit Kaba tersebut sudah berjalan, namun ia belum bisa memastikan kapan akan resmi dibuka.
“Untuk kapan resmi dibukanya, kita belum tahu karena saat ini masih dalam tahap persiapan,” tambahnya.

Dijelaskan Said, sebenarnya jalur baru masuk ke TWA Bukit Kaba yang ada di Desa Air Sempiang ini sudah lama ada, hanya saja belum dibuka secara resmi oleh TWA Bukit Kaba. Dimana menurutnya salah satu potensi yang bisa dinikmati bila masuk melalui jalur ini, menurutnya adalah kawah bukit hitam dan Air Terjun Bidadari yang memang sudah lama diketahui dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan.
“Ini sebenarnya jalur lama, namun belum resmi, namun bila sudah diresmikan nanti tentunya akan ada pemasukan untuk negara seperti halnya yang ada di Desa Sumber Urip Rejang Lebong,” paparnya.

Lebih lanjut Said menjelaskan, bila jalur dari Air Sempiang ini sudah resmi dibuka, maka pengelolaannya nanti akan mereka lakukan dengan bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) desa setempat.Selain itu, ia juga mengungkapkan dengan dibukanya jalur baru masuk ke TWA Bukit Kaba tersebut maka nantinya akan ada dua jalur resmi masuk ke TWA Bukit Kaba setelah sebelumnya sudah ada jalur resmi di Desa Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang yang sudah lama dibuka dan banyak digunakan akses para pengunjung atau pendaki untuk menuju puncak Gunung Kaba atau Bukit Kaba.
“Jalur baru ini nanti juga bisa tembus ke puncak Bukit Kaba, namun melalui Bukit Hitam, sehingga nantinya kedua jalur ini bisa terhubung,” demikan Said.(251)

 







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*