BKSDA Belum Tangani Buaya

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Camat Pondok Suguh, Abdul Hadi menyampaikan, hingga saat ini keberadaan buaya di aliran Sungai Air Hitam belum ada tindaklanjut maupun ditangani oleh pihak-pihak terkait.“Masyarakat sangat khawatir dan timbul ketakutan beraktivitas di perkebunan di sekitar bantaran sungai tersebut,”katanya.

Menurutnya, jika ada penanganan dilakukan pihak terkait dalam hal ini BKSDA Bengkulu, pihaknya sangat mendukung.Tujuannya, lokasi yang dikenal banyak buaya tersebut dapat terjaga dengan baik dan tidak menjadi ketakutan lagi bagi masyarakat ketika beraktifitas di bantaran aliran sungai tersebut.“Harapan kami ada antisipasi,solusi dan lainnya terkait keberadaan buaya di Sungai Air Hitam. Dengan harapan buaya itu tidak terganggu dan masyarakatpun tetap aman melakukan aktifitas sehari-hari,”harapnya.



Camat juga menyampaikan, kurun waktu lima bulan terakhir, dua warga diserang buaya, khususnya buaya yang ada di aliran Sungai Air Hitam. Satu kejadian di bulan Desember 2018,meninggal dunia.Kejadian kedua memasuki enam hari berpuasa tahun 2019 ini.

”Alhamdulillah korban berhasil selamat, meskipun tubuh warganya tersebut terdapat sejumlah luka bekas terkaman buaya,”bebernya. Sebelumnya bulan Mei 2016 lalu, tambah Abdul, juga ada satu warga meninggal dunia akibat diterkam buaya. Kejadian ini menimbulkan ketakutan masyarakat. Terutama masyarakat yang punya kebun di sepanjang bantaran Sungai Air Hitam dan sekitarnya.(900)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*