BKPP Kaji Tuntutan Honorer Pemkot Bengkulu

Ali Martono

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Menaggapi tuntutan pengurus Forum Honorer K2 Provinsi Bengkulu yang datang ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Rabu (30/10/19) kemarin, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota, Ali Martono angkat bicara.

Ia berjanji akan mengkaji terlebih dahulu tuntutan dari para honorer yang bertugas sebagai guru dan staff sekolah yang meminta diberikan SK Walikota itu. “Akan kita kaji dulu regulasi dan peraturan untuk memback-up rencana tersebut,” ujar Ali Martono saat ditemui pada Kamis siang (31/10/19).

Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 cukup untuk menanggulangi gaji para honorer K2 tersebut.

“Saya secara pribadi setuju. Tapi akan kita lihat dulu kemampuan keuangan kita. Untuk itu kita akan koordinasikan dulu dengan TAPD,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, para honorer K2 saat ini bekerja hanya atas SK yang dikeluarkan Kepala Sekolah dan digaji hanya dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Oleh karena itu, mereka menuntut agar SK dari Walikota diterbitkan sehingga insentif mereka dapat dianggarkan dari APBD sesuai jumlah insentif para honorer di OPD lain.(ibe)