BKOW Gelar Bazar dan Santuni Duafa

RIO-PASAR MURAH BKOW (3)
RIO/Bengkulu Ekspress
PASAR MURAH: Penasihat Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bengkulu, Derta Wahyulin Rohidin Mersyah membuka kegiatan Pasar Murah dan penyerahan santunan kepada duafa yang sakit, Selasa (5/6).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bengkulu menggelar bazar atau pasar murah Ramadan dan menyerahan bantuan kepada kaum duafa yang sakit. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Sekretariat BKOW Provinsi Bengkulu di Jalan Khadijah, Kota Bengkulu, kemarin (5/6).

Dewan Penasihat BKOW Provinsi bengkulu, Derta Wahyulin Rohidin Mersyah membuka kegiatan itu sangat mengapresiasi para perempuan yang tergabung dalam BKOW. Pasalnya, upaya yang dilakukan ini dalam rangka membantu masyarakat memperoleh sembako dengan harga murah, karena biasanya jelang lebaran harga sembako cenderung naik. “Pasar murah ini sebagai kontribusi kita untuk membantu masyarakat, ” beber Derta.

Istri Plt Gubernur Bengkulu ini berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, karena harga sembako yang dijual di bazar ini lebih murah dari harga di pasar.  Pada kesempatan itu, Derta juga mengucapkan terimakasih kepada Badan Zakat Nasional (Basnaz) Provinsi Bengkulu yang telah bekerjasama dengan BKOW dalam penyaluran zakat kepada para duafa.

Salah satu penerima santunan, Rosmala Dewi warga km 6,5 Kota Bengkulu mengaku sangat bersyukur, uang santunan yang diberikan sangat membantu keluarganya, terlebih sejumlah harga sembako jelang lebaran sudah naik. Ia sendiri saat ini tengah dililit kesulitan keuangan dan sudah dua bulan dirinya nunggak membayar kontrakan rumah.



“Suami saya telah lama sakit, duit yang diberikan ini rencana untuk membayar uang kontrakan yang sudah dua bulan nunggak,” ungkap istri penjaja pempek-pempek keliling itu.

Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Bengkulu, Asmeri Yosita Nopian menuturkan, pasar murah ini merupakan kegiatan perdana sejak terbentuknya kepengurusan BKOW masa pimpinan baru. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat di tengah himpitan ekonomi yang saat ini relatif harga sembako tinggi. Ia berharap kegiatan ini menjadi rutinitas organisasi dan berkesinambungan serta diterima di masyarakat.

Dibeberkan Yosita, pasar murah Ramadan hanya digelar satu hari dan diperuntukkan bagi masyarakat umum. Beberapa barang yang disiapkan mulai makanan ringan, susu, tepung terigu, minyak goreng, telur, minuman kaleng, gula dan banyak lagi bahan makanan lainnya. “Harga barang di sini lebih murah, selisih harga Rp 1.800/Kg, dan setiap pembeli dibatasi,” katanya.

Sistem pembeliannya adalah pembeli membeli kupon dan akan diambil untuk ditukarkan dengan barang. Sedikitnya 500 kupon yang disiapkan. Jika antusias warga tinggi, maka kegiatan ini ke depan akan terus dilakukan secara berkesinambungan dengan bekerjasama dengan intansi pemerintah lainnya.

Pada kesempatan yang sama, BKOW juga menyerahkan sebanyak 17 bantuan berupa dana senilai Rp 300 ribu kepada 17 orang kaum duafa yang mengalami sakit. Bantuan ini diambil oleh anggota keluarga duafa yang sakit. Untuk memastikannya, BKOW juga langsung mengecek ke rumah penerima sehingga benar-benar tepat sasaran. (247)