BJB Berlanjut, 2 Siswa ke Jerman

Three Marnope
Three Marnope

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Program Bintang Jemput Bintang (BJB) bidang pendidikan terus dipertahankan sebagai salah satu upaya pemerintah Kabupaten Kaur meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Kaur, Three Marnope MTP, kepada Bengkulu Ekspress, Rabu (10/1).

“Program BJP tetap kita lanjutkan, karena pendidikan merupakan modal kita ke depan dalam membangun Kaur,” kata Three, kemarin (10/1).

Dikatakan Three, program BJB yang merupakan tahun ke tujuh yang digagas semenjak Bupati Hermen Malik lalu, untuk tahun 2018 ini BJB tetap akan ke Jerman. Sebab sebelumnya, Bupati Kaur Gusril Fauzi, S. Sos bersama Kepala Dispendik Kaur sudah melakukan MoU dengan pihak perguruan tinggi di Jerman untuk beberapa tahun ke depan. Dengan MoU ini tentu saja Pemda Kaur akan kembali mengirim dua siswa berprestasi untuk kuliah di Jerman.

“Untuk tahun ini pilihan kita tetap Jerman, dan kita bersama bapak Bupati sudah melakukan MoU. Jumlah siswa yang akan dikirim ini tetap seperti tahun lalu, yakni 2 orang luar negeri dan dalam negeri lima orang,” terangnya.

Ditambahkan Three, untuk menentukan siapa saja yang bakal berangkat mendapatkan beasiswa gratis ke luar negeri maupun dalam negeri, tentunya harus berkompetisi dengan melalui testing.

Jika tidak ada perubahan, jadwal pelaksanaan penerimaan pendaftaran dan tes BJB ini akan mulai dilaksanakan pada bulan Maret 2018 mendatang. Dimana tes ini nanti akan meliputi tes verbal, kuantitatif dan penalaran. Kemudian tes Bahasa Inggris, Matematika, Fisika dan Kimia. Selanjutnya dijalani para peserta yakni tes wawanca dari tim penguji.

“Untuk mulai tes BJB ini insyaAllah bulan Maret nanti, dan dalam BJB tahun ke tujuh ini ada 7 orang yang akan kita ambil nanti, yakni dua orang ke Jerman dan lima orang itu ke dalam negeri, UGM dan IPB,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemda Kaur melalui Dispendik Kaur sebelumnya telah mengirim 10 orang siswa untuk mengikuti pendidikan di luar negeri, yakni 7 siswa di negara Jerman, 2 siswa di negara Inggris dan 1 siswa di Amerika Serikat. (618)