Bingung Tokoh Presiden

SEPEKAN ini nama Dinda Hauw jadi pembicaraan gara-gara pernyataannya tentang tokoh presiden. Dalam sebuah wawancara, dia bercerita tentang film terbarunya. Di situ ada tokoh presiden. Pernyataan itu kemudian banyak ditulis dan diartikan bahwa Presiden SBY akan bermain film. Berbagai komentar muncul untuk menanggapi kabar tersebut. Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha pun mengungkapkan bahwa kabar bermain film itu belum pernah dirinya dengar langsung dari SBY. Dinda yang dikonfirmasi tentang itu pun mengaku bingung. “Aku bingung juga, kenapa jadi ruwet begini. Aku cuma bilang kalau di film terbaru nanti di ceritanya ada tokoh presiden. Kenapa nanggepinnya jadi Presiden SBY main film. Aku sendiri nggak tahu tokoh presiden itu nanti siapa yang memerankan. Yang mendengarkan aku saat itu salah persepsi deh,” jelasnya.¬†Gara-gara itu, orang PH yang memproduksi film tersebut lantas menelepon Dinda. “Orang kantor langsung nanya. Kok bisa jadi begini beritanya. Ya sudah, aku jelasin. Dan setelah ada konfirmasi dari orang kantor, aku lega juga. Mungkin aku terlalu senang saat dalam film itu diceritakan ada tokoh presidennya,” katanya. Dinda sempat khawatir dengan efek yang ditimbulkan dari kejadian itu dan jadi pelajaran bagaimana seharusnya berbicara dengan media. “Iya nih, sekarang kalau ngomong lebih hati-hati. Biar nggak salah lagi,” lanjutnya. Dinda sendiri berangan-angan, seandainya tokoh presiden itu diperankan oleh SBY, dirinya tentu akan sangat bangga sekali. “Senang lah. Bangga juga. Siapa yang nggak seneng coba. Tapi balik lagi, aku nggak tahu siapa yang akan memerankan tokoh itu,” ucapnya. Film barunya tersebut bercerita tentang perjuangan seorang anak. Judulnya sampai sekarang belum fixed. Rencana pengambilan gambar dilakukan di Malang, Jawa Timur. Dalam film, Dinda tidak berperan sebagai tokoh utama, hanya supporting actress. “Nggak apa-apa sih jadi supporting aja. Karena aku lihat film ini bagus, ceritanya, pemain-pemainnya, sutradaranya juga. Yang penting memerankan dengan baik,” tuturnya. (jan)