Bina Ketahanan Keluarga

SOSIALISASI: Petugas DPPKBP3A saat sosialisasi di salah satu kampung KB di BS.

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Bengkulu Selatan (BS) saat ini terus menggelar sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya melakukan ketahanan keluarga. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada kelompok kegiatan di Kampung keluarga sejahtera. Di BS saat ini sudah ada 18 desa yang menjadi kampung KB.

“Kita rutin sosialisasi terkait ketahanan keluarga,” kata Kepala DPPKB P3A, M Redhwan Arief SSos MPH.

Dikatakan Redhwan, ketahanan keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik material, guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya, untuk hidup harmonis dan bahagia.

Untuk menciptakan keluarga yang berketahanan masa yang akan datang, maka bebet Redhwan, generasi muda harus memulai merencanakan pembangunan keluarga antara lain, merencanakan usia pernikahan perempuan umur 21 tahun, dan laki-laki umur 25 tahun, membina hubungan antar pasangan atau keluarga lain serta kelompok sosial, mempersiapkan diri menjadi orang tua merencanakan kelahiran anak pertama, mengatur jarak kehamilan dengan ber KB, berhenti melahirkan setelah umur 35 tahun, merawat dan mengasuh anak serta memenuhi kebutuhan dasar anak.

“Dengan begitu, keluarga yang dibentuk akan menjadi keluarga yang bahagia,” bebernya.

Selanjutnya, sambung Redhwan, untuk menjadi keluarga sejahtera dan berketahanan semua keluarga harus menerapkan 8 fungsi keluarga dengan baik dalam keseharian meliputi fungsi agama, fungsi sosial budaya, fungsi cinta dan kasih sayang, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosial dan pendidikan, fungsi ekonomi, fungsi lingkungan.

“Semoga apa yang kami sampaikan dalam sosialisasi tersebut, dapat diterapkan di dalam keluarga masing-masing, dan sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat banyak,” harap Redhwan. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*