Bidan PTT Pertanyakan SK CPNS

Bengkulu
APRI/Bengkulu Ekspress Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, Ramadanus SE MM dan Kabag Hukum Setdakab Bengkulu Utara, Andi Danial SH MHum didatangi perwakilan bidan PTT guna mempertanyakan SK CPNS mereka, kemarin (8/6).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Perwakilan bidan pegawai tidak tetap (PTT) yang lulus tes CPNS beberapa waktu lalu, mendatangi Pemkab Bengkulu Utara, kemarin (8/6).

Kedatang para bidan ini diterima Asisten III Setdakab Bengkulu Utara, Ramadanus SE MM didampingi Kabag Hukum SetdakabBengkulu Utara, Andi Danial SH MHum.

Kepada Asisten III dan Kabag Hukum, bidan ini mempertanyakan kejelasan surat keputusan (SK) mengenai pengangkatan mereka menjadi CPNS.

Sebab, sejak Februari hingga Juni 2017 ini seluruh bidan PTT tidak lagi mendapatkan gaji dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) lantaran SK mereka sebagai PTT tidak diperpanjang. Sedangkan SK CPNS belum ada kejelasan kapan akan dibagikan.

Asisten III Ramadanus SE MM mengaku akan melaporkan persoalan tersebyt kepada Bupati BU Ir Mian. Sehingga dapat dilakukan pemanggilan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk kejelasan tersebut.

‘’Nanti kita laporkan ke Pak Bupati dulu. Kemudian dari arahan beliau (Bupati, red), maka akan dikorscek ke Dinkes dan BKPSDM,’’ ujarnya ditemui Bengkulu Ekspress di ruang kerjanya, kemarin (8/6).

Ramadanus menambahkan, mengenai SK CPNS bidan PTT saat ini telah berada di kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palembang. Untuk itu, ia meminta agar para bidan PTT yang lulus tes bersabar menunggu SK tersebut.

‘’Posisinya saat ini kita sudah serahkan kepada pihak BKN Regional VII Palembang, dan sedang proses penerbitan NIP masing-masing bidan PTT,’’ ungkapnya.

Kemudian mengenai bidan PTT yang tak lagi mendapatkan gaji, namun masih diwajibkan bekerja di masing-masing Puskesmas, Ramadanus menyampaikan akan segera dilakukan pembahasan. Sehingga ada kejelasan karena bidan PTT juga mengeluarkan biaya setiap hari untuk datang ke Puskesmas.

‘’Ini juga akan kita carikan solusinya. Karena pertimbangan kemanusiaan lantaran bidan PTT ini tidak ada gaji lagi. Apakah nanti dirumahkan sementara hingga SK CPNS dibagikan atau seperti apa solusinya,’’ terangnya.

Para bidan PTT yang tergabung dalam Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten BU datang ke kantor Bupati Bengkulu Utara sekitar 30 orang. Mereka bertugas di Puskesmas Napal Putih, Putri Hijau serta Puskesmas lainnya tersebar di wilayah Kabupaten BU. Para bidan PTT ini sangat berharap SK CPNS dapat segera dibagikan, sehingga dapat menerima gaji untuk membayar kebutuhan kehidupan sehari-hari.(816)