Bibit Unggul Dianggarkan Rp. 1 Miliar

Sekretaris Distanbunak Kabupaten Benteng, Sri Widodo, S.Sos
Sekretaris Distanbunak Kabupaten Benteng, Sri Widodo, S.Sos

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perkebunan (Distanbunak) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kembali menyalurkan bantuan bibit sawit unggul kepada masyarakat.

Bahkan Distanbunal Kabupaten Benteng telah menyiapkan dana sebesar Rp. 1 Miliar untuk pengadaan bibit berkualitas super tersebut. Yakni sebesar Rp. 700 Juta untuk pembelian bibit sawit unggul dan Rp. 300 Juta untuk pembelian bibit jeruk dan durian.

“Pada Daftar Penggunaan Anggaran (DPA), Distanbunak Kabupaten Benteng akan menyalurkan dana untuk pembelian bibit unggul. Yakni bibit sawit, jeruk dan durian,” ungkap Sekretaris Distanbunak Kabupaten Benteng, Sri Widodo, S.Sos, kemarin (18/1).

Dijelaskan Sri, pengadaan bibit unggul ini merupakan dari hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, dan ketiga jenis tanaman ini merupakan salah satu produk unggulan di Kabupaten Benteng.

“Benih yang disiapkan merupakan salah satu produk unggulan yang juga merupakan ciri khas Kabupaten Benteng,” tambahnya.

Selain mempertahankan ciri khas daerah, lanjut Sri, pembagian bibit unggul merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemda untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarkat.

“Diharapkan bantuan yang diberikan bisa memberikan manfaat positif bagi masyarakat. Sehingga, kesejahteraan masyarakat bisa mengalami peningkatan,” paparnya.

Meski demikian, Sri mengaku pihaknya belum bisa menjelaskan secara gamblang teknis penyaluran bibit tersebut.

Yang jelas, bantuan hanya akan diberikan kepada Kelompok Tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang memang telah menyampaikan usulan sejak tahun 2017 lalu.

“Bantuan hanya akan kita berikan kepada poktan yang telah menyampaikan usulan atau proposal pada tahun 2017 lalu. Sebab, proposal tersebut sudah kita verifikasi dan disampaikan ke pusat. Yang jelas, bantuan akan diberikan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” demikian Sri. (135)