Biadab! Anak Nyaris Perkosa Ibu Kandung

IRUL/Bengkulu EkspressAMANKAN: Tersangka Wa yang mencoba memperkosa ibu kandungnya saat diamankan di Mapolres Kaur, Senin (27/5).

KINAL, Bengkulu Ekspress– Sebutan biadab memang pantas disematkan kepada Wa (30), warga Desa Talang Panjang Kecamatan Kinal Kabupaten Kaur. Pasalnya, tersangka yang masih berstatus bujang tua ini tega dan tanpa rasa berdosa justru mencoba memperkosa ibu kandungnya sendiri berinisial AL yang sudah berumur 65 tahun. Akibat perbuatan biadabnya tersebut, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu meringkuk di sel tahanan Mapolres Kaur, setelah diringkus tim Buser Polsek Kaur Tengah, Senin (27/5) malam.

“Tersangka ini merupakan anak ibu kandung korban sendiri, dan hasil pemeriksaan sementara, tersangka mungakui memperkosa ibunya itu sebanyak satu kali,” kata Kapolres Kaur, AKBP Arief Hidayat SIK melalui Kapolsek Kaur Tengah IPTU Pedi Setiawan SH, kepada Bengkulu Ekspress kemarin (27/5).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, tersangka diringkus jajaran Polsek Kaur Tengah Senin (27/5) sekitar pukul 01.00 WIB di rumahnya Desa Talang Panjang, setelah Polsek menerima laporan kakak kedua tersangka Mus (35) yang melaporkan jika adiknya telah memperkosa ibu kandungnya sendiri.

Peristiwa memilukan dan sangat berdosa itu terjadi Senin (26/5) sekitar pukul 01.00 WIB di kamar korban. Kejadian itu bermula sekitar pukul 20.00 WIB yang saat itu tersangka yang merupakan anak ketiga dari lima bersaudara itu duduk-duduk di teras rumah orang tuanya di Desa Talang Padang. Dan pada saat itu di rumah tersebut ada ayah tersangka JA (68) dan ibunya AL, nah saat itu tersangka mendengar suara ibunya yang berkata kepada suaminya jika ia sedang sakit kepala.

Lalu korban tersebut masuk ke dalam kamar untuk tidur, dan tidak beberapa lama kemudian bapak tersangka pamit kepada tersangka jika ia akan pergi untuk menunggu kebun dan akan menginap. Setelah bapak tersangka berangkat ke kebun, lalu tersangka masuk ke dalam rumah dengan maksud ingin tidur di depan ruang tamu, akan tetapi hingga larut malam tersangka tidak bisa tidur, dan sekitar pukul 22.00 WIB ibu tersangka terjaga dari tidurnya dan bertanya kepada tersangka “kemana bapakmu pergi dan lalu dijawab tersangka bahwa bapaknya pergi kekebun”.

Lalu setelah itu korban kembali tidur ke dalam kamarnya, lalu tersangka kembali duduk-dukuk di teras rumah lantaran tidak bisa tidur. Nah sambil duduk itu tersangka menghayal dan berpikir ingin melakukan hubungan intim dengan ibu kandungnya sendiri. Setelah hawa nafsunya memuncak tersangka langsung melepaskan celananya dan pergi ke kamar ibunya sekitar pukul 01.00 WIB. Sesampai di kamar tersangka langsung mencekik leher ibunya dan mengancam membunuh sambil berusaha memperkosa korban. Akan tetapi korban tetap memberontak dan akhirnya korban berhasil melarikan diri dari kebiadaban anaknya itu dan berteriak mintak tolong.

Setelah itu tersangka melarikan diri ke Kecamatan Tanjung Kemuning. Atas kejadian ini korban trauma dan ketakutan dan melaporkan tersangka ke anak kedua korban dan lalu anak kedua korban melaporkan tersangka ke Mapolsek Kaur Tengah.

“Perbuatan tersangka ini bukan untuk pertama kali dan ini merupakan ketiga kali, dimana sebelumnya tersangka ini pernah melakukan pemerkosaan terhadap warga Desa Padang Manis dan Desa Bandung Agung Kecamatan Kelam Tengah, tapi kasus ini damai secara kekeluargaan,” terang Kapolsek.

Sementara itu, tersangka Wa mengakui perbuatannya tersebut. Ia mengaku mencoba memperkosa ibu kandungnya itu karena kemasukan setan dan ingin melakukan hubungan intim. Menurutnya aksinya itu sebelumnya tidak rencana, namun lantaran nafsunya naik ia berpikir ingin memperkosa ibu kandungnya. “Saya melakukan ini karena khilaf dan tidak ada niat sama sekali, dan saya sangat menyesal melakukan ini,” singkatnya. (618)