BI Siapkan Rp 2,5 Triliun

Ilustrasi

Siap Buka Layanan Penukaran Uang

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bengkulu menyiapkan kebutuhan uang kartal untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri tahun 2019 sebesar Rp 2,5 triliun. Kebutuhan tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 1,5 triliun.

Kepala Tim Sistem Pembayaran KPw BI Bengkulu, Irwan Effendi didampingi Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPw BI Bengkulu, Rifat Pasha mengatakan, proyeksi kebutuhan uang di Bengkulu pada tahun 2019 ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini sesuai dengan proyeksi seluruh bank yang ada di Bengkulu.



“Ada kenaikan kebutuhan tahun ini dibandingkan tahun lalu. Kenaikan kebutuhan ini dalam rangka mengantisipasi kebutuhan uang kartal selama ramadan dan libur panjang Idulfitri 1440 H,” kata Irwan, Rabu (15/5).

Untuk memenuhi kebutuhan uang ini, Pihaknya memastikan kebutuhan uang kartal dalam berbagai pecahan, kondisi layak edar, dan dalam waktu yang tepat akan dapat dipenuhi. Untuk itu, KPw BI Bengkulu, akan melakukan beberapa strategi diantaranya mengoptimalkan peran perbankan dan kas titipan BI di Linggau, Manna Bengkulu Selatan, dan Mukomuko untuk melayani kebutuhan uang kartal dan ketersediaan uang di ATM.

“Kita juga akan meningkatkan frekuensi dan volume kas keliling BI dan memperluas titik penukaran uang baik oleh BI maupun melalui kerjasama dengan perbankan dititik keramaian,” ujar Irwan.

Seperti diketahui, mulai 23-29 Mei 2019, KPw BI Bengkulu bersama dengan 21 Perbankan yang ada di Bengkulu akan membuka layanan penukaran uang bersama di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu. Layanan penukaran uang bersama tersebut akan dibuka berbarengan dengan kegiatan pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu.  “Kita menargetkan sekitar 1.050 orang bisa melakukan penukaran uang disana, jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat hanya sekitar 800 orang,” tutur Irwan.

Ia menambahkan, pada tahun ini, layanan penukaran uang bersama dibuka sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.30 WIB. Dimana masyarakat yang ingin menukarkan uang harus membawa KTP dan hanya bisa menukar uang maksimal senilai Rp 3,8 juta.

Dengan rincian uang pecahan Rp 20 ribu senilai Rp 2 juta, uang pecahan Rp 10 ribu senilai Rp 1 juta, uang pecahan Rp 5.000 senilai Rp 500 ribu, uang pecahan Rp 2.000 senilai Rp 400 ribu, dan uang pecahan Rp 1.000 senilai Rp 100 ribu. “Saya sarankan datang ke tempat penukaran resmi Bank Indonesia atau di perbankan karena uang dipastikan aman, gratis dan tanpa potongan,” tutur Irwan.

Selain membuka layanan penukaran uang di Bengkulu, KPw BI juga akan memaksimalkan peran Kas titipan di Manna Bengkulu Selatan dan Mukomuko. Dimana layanan penukaran uang juga akan dilakukan di Manna Bengkulu Selatan selama 7 hari dan Mukomuko akan dilaksanakan selama 8 hari. “BI dan Bank disana juga sudah kerjasama dengan Pemda dan infonya 8 hari di Mukomuko dan 7 hari di Manna akan dibuka layanan penukaran uang,” tutupnya.(999)