Beruang Serang Warga

Angga (22), warga Desa Padang Tambak, Kecamatan Karang Tinggi mendapatkan luka 6 jahitan di kaki kanannya akibat diserang beruang madu.
Angga (22), warga Desa Padang Tambak, Kecamatan Karang Tinggi mendapatkan luka 6 jahitan di kaki kanannya akibat diserang beruang madu.

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Nasib sial dialami Angga Beni Syaputra (22), warga Desa Padang Tambak, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu tengah (Benteng). Ia diserang seekor beruang madu di kawasan hutan sekitar desanya, sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (27/1) sore. Akibatnya, korban mendapatkan gigitan beruang liar sebanyak 3 lubang pada bagian kaki kanan.

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, kronologis kejadian berawal dari korban bersama temannya sedang berburu babi hutan. Tanpa disadari, korban langsung diserang beruang madu yang datang seketika dari arah belakang.

“Tanpa diduga, beruang yang berasal dari dalam hutan langsung menerkam saya. Meskipun sempat berupaya melarikan diri dengan memanjat pohon, terkaman beruang tak bisa saya hindari,” ungkap Angga.

Beruntungnya, kata Angga, setelah berhasil menggigit kaki, beruang langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian. Diduga, beruang merasa terganggu lantaran wilayah kekuasaanya terusik akibat suara anjing yang dibawa oleh pemburu.

“Mendengar suara anjing, beruang langsung melepaskan gigitannya dan meninggalkan saya yang terkapar,” imbuhnya.

Melihat korban bersimbah darah, rekan korban pun langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Benteng untuk mendapatkan pertolongan.

“Setelah mendapatkan perawatan medis, luka kaki saya terpaksa mendapat 6 jahitan,” katanya. (135)