Bersimpuh Minta Hujan

MEDI/BE – Ribuan masyarakat tampak khusyuk mengikuti salat istisqa di Jalan Soekarno Hatta depan Masjid At Taqwa, Kota Bengkulu kemarin.

Ribuan Jemaah Padati Soekarno-Hatta

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Salat istisqa yang digelar Pemerintah Kota Bengkulu di Jalan Soekarno-Hatta depan Masjid At Taqwa pada pukul 07.00 WIB, kemarin (23/9), mendapat sambutan dari masyarakat. Diperkirakan sekitar 5 ribu jemaah memadati jalan tersebut.

Bertindak sebagai Imam salat Istisqa yakni Ustadz Alwi dan bertindak sebagai khatib Ustadz Saeed Kamyabi serta dihadiri oleh Walikota dan Wakil Walikota.

“Kita mengimbau agar seluruh rakyat Indonesia yang beberapa bulan ini tidak turun hujan, untuk perbanyak istighfar. Karena, Allah SWT janjikan dalam surat Nuh itu bahwa orang yang perbanyak istighfar Allah akan turunkan hujan,” kata Ustadz Saeed Kamyabi usai menyampaikan tausiahnya kepada jamaah.

Dipertegaskannya, hujan merupakan hak prerogatif Allah SWT yang tidak ada satupun mahkluk bisa menurunkan hujan tanpa seizin Allah. Oleh karena itu, seluruh ummat diminta perbanyak istigfar, karena musim kemarau ini juga termasuk peringatan dari Allah terhadap manusia dimuka bumi bahwa tiada kuasa selain Allah. “Selama ini air kita banyak, tapi kita biarkan rumah Allah kosong.

Maka dengan tobatnya kita kepada Allah, maka Allah akan turunkan hujan, kalau sudah diturunkan hujan, insya Allah dampak-dampak kekeringan selama ini akan diselamatkan Allah,” pesannya.


Sementara itu, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan SE berharap bahwa doa dan harapan masyarakat dapat dikabulkan oleh Allah, dan segera diturunkan hujan yang membawa berkah bagi Kota Bengkulu.

Menurutnya, hal ini juga momentum untuk menginggat kembali akan setiap perintah-perintah Allah. “Semua harus paham bawasannya kita ini tidak bisa apa-apa, baru beberapa bulan saja Allah tidak turunkan hujan, maka begitu susah rasanya hidup kita,” tutur Helmi.

Ia berpesan agar seluruh masyarakat yang terkena dampak kekeringan untuk bersabar dan berserah diri kepada Allah, dan jadikan momentum ini untuk bertaubat. “Ketika kita beristighfar dalam setiap waktu dan keadaan Allah SWT maha pengampun. Ketika kita melihat saudara melakukan kejahatan jangan dihakimi, tetapi doakan agar dia dapat hidayah, itulah yang dicontohkan baginda nabi Muhammad SAW,” jelas Helmi. (805)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*