Warga Napal Putih Berharap Pemkab BU Perbaiki Jalan dan Jembatan

DESA Pagardin Kecamatan Napal Putih, sebagai wilayah pemukiman penduduk terdiri dari 2 etnis yakni, warga asli dan warga transmigrasi swakarsa. Dua etnis penduduk ini sudah menyatu dalam dinamika pemerintahan desa dan kehidupan bermasyarakat, meski kondisi di lapangan dua wilayah pemukiman terpisahkan oleh jembatan gantung yang melintang di atas anak Sungai Ketahun. Sebagai wilayah terpinggir Kecamatan Napal Putih, Pagardin bukan masuk desa tertinggal lagi sebagaimana tahun 1990-an. Desa Pagardin sekarang sudah terang benderang di malam hari, sejak 2011 masuk Lisdes.

“Tentu kehidupan masyarakat desa tidak saja cukup dengan penerangan listrik saja, namun butuh jalan dan jembatan yang layak sebagai transportasi mengangkut hasil pertanian,” ungkap Kades Sudarman, kemarin (3/10).

Data terhimpun menyebutkan, kesadaran warga masyarkat untuk meningkatkan perekonomian sudah cukup baik. Terbukti sumber terpercaya menyebutkan, urusan Lisdes termasuk KWH yang terpasang seluruh calon pelanggan sudah lunas bayar. Sementara di beberapa desa lain di wilayah kecamatan Napal Putih, hingga hari ini ada yang belum lunas bayar.

Mengingat geliat perekonomian warga yang kian bagkit, adalah wajar jika nantinya harus didukung sarana  transportasi yang baik. Salah satunya jembatan gantung yang ada sangat diharapkan respon dari pemerintah untuk perbaikan segera, mengingat sudah bolong dan lapuk bagian jembatan yang ada. (234)