Berdasarkan Tes DNA, Positif Tengkorak Kepala Astrid

FOTO IMAN/ BE – Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dheny Budhiono menyerahkan tengkorak korban AA kepada keluarga untuk segera dikebumikan, Selasa (10/03) di Rs Bhayangkara Polda Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Temuan tengkorak yang diduga bagian dari kerangka korban pembunuhan Astrid Aprilia (15), warga Gang Palm Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur, baru selesai dites DNA oleh tim Biddokes Polda Bengkulu.

Hasilnya, kerangka bagian kepala tersebut benar milik korban yang dibunuh pelaku dan jasadnya dibuang ke jurang sungai di Rejang Lebong yng sempat menghebohkan beberapa bulan lalu.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dheny Budhiono yang membenarkan hal tersebut mengatakan berdasarkan tes DNA yang dilakukan tengkorak bagian kepala tersebut adalah milik korban Astrid.

“Hasil pemeriksaan tes DNA bahwa benar, tengkorak yang ditemukan merupakan bagian kerangka dari korban pembunuhan AA. Sampai saat ini juga, bagian kerangka yang lain masih belum ada yang ditemukan,” ucap AKBP Dheny saat press release di RS Bhayangkara Polda Bengkulu, Selasa (10/03).

Namun kendari demikian, pihak kepolisian meyakini jika pelaku membunuh korban dengan motif ingin menguasai harta benda korban dan tidak dilakukan tindakan asusila atau perkosaan. Astrid dibunuh dengan cara disekap dan jasadnya dimasukan ke dalam karung serta kepala dibungkus plastik.

Sementara Kabid Dokkes Polda Bengkulu, Kombes Pol dr I Gusti A A Diah Yamini menjelaskan dari pemeriksaan profil DNA gigi yang ada terbukti jika DNA biologisnya sesuai dengan kedua orang tuanya dengan memiliki indeks paternal 99,99 persen. Dengan kesimpulan 3 buah gigi dengan rincian gigi 16, 17 dan gigi 27 teridentifikasi korban AA.

Baca : Astrid Diduga Dibunuh, Satu Pelaku Diamankan | Terkini! Berita Utama

Baca : Tsk Pembunuh Astrid Suka Perlihatkan Kemaluan Saat Video Call | Terkini! Berita Utama

“Ya yang tersisa dari tengkorak korban hanya gigi. Inilah yang bisa dilakukan tes DNA yang bisa disandingkan dengan profil DNA orang tua korban,” ucapnya.

Kasus pembunuhan pelajar berusia 15 tahun tersebut yang terjadi pada tahun lalu ini awalnya korban diberitakan hilang dan tak pulang kerumah. Setelah dilakukan penyelidikan, didapatlah harta benda korban yang dikuasai oleh pelaku Yongki (32) yang merupakan supir angkot langganannya.

Setelah diumumkan hasil tes DNA, kerangka bagian kepala tersebut langsung diserahkan ke keluarga korban untuk dikebumikan. Keluarga korban juga belum bisa memberikan komentar karena masih dirundung shok dan menimbulkan trauma mendalam. (Imn)

Baca : Sudah Sebulan Menghilang, Gadis Curup Belum Juga Ditemukan | Terkini! Berita Utama

Baca : Dewan Dorong Polisi Temukan Astrid si Gadis Curup yang Hilang | Terkini! Berita Utama