Berantas DBD dengan 3M

1
Fogging dilakukan di kawasan yang terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD).

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang mengajak masyarakat memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan melakukan menguras, menutup dan mengubur (3M). Menurut Plt Kepala Dinkes Kepahiang, H Tajri Fauzan SKm MSi tidak ada cara yang paling ampuh, selain melakukan 3M.

“Fogging atau penyemprotan bukan yang terbaik dan itu adalah langkah terakhir, karena tidak baik untuk kesehatan. Jadi, masyarakat harus menerapkan 3M untuk memberantas jentik nyamuk di lingkungan,”ungkap Tajri.

Lanjutnya, fogging atau semprot ini sebenarnya tidak membunuh semua nyamuk, melainkan hanya membunuh induknya saja. Bahkan kadang-kadang tidak membunuh nyamuk hanya membuat nyamuk berpindah tempat sementara dan setelah penyemprotan kembali berkembang.



“Masyarakat harus paham, langkah yang efektif untuk memberantas terjadinya DBD adalah membuang sarang nyamuk dengan melakukan 3M. Bersih dan sehat untuk lingkungan keluarga,” terangnya.

Ditambahkannya, berdasarkan pantauan Dinkes di Kabupaten Kepahiang ini ada beberapa wilayah yang terbulang rawan terjangkit DBD. Diantaranya di Desa Kotorejo, Kecamatan Ujan Mas tepatnya di Desa Suro Ilir dan wilayah-wilayah lainnya. “Khusus untuk wilayah yang rawan ini akan diberikan bantuan obat abate melalui masing-masing Puskesmas yang ada. Kalau tidak salah ada sekitar 100 an abate yang akan kita bagikan nantinya,” tutup Tajri. (320)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*