Bentuk Sekolah Aman Bencana

Kabid_Penanggulangan_dan Kesiapsiagaan_BPBD_Bengkulu_tengahA Razak ST
Foto : Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Benteng, Abdul Razak ST

BENTENG, BE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akan segera membentuk Sekolah Aman Bencana (SAB). Pembentukan SAB ini bertujuan untuk mengantisipasi jatuhnya korban saat terjadi bencana.

Kabid Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Benteng, Abdul Razak ST mengatakan, sedikitnya ada enam sekolah akan dilatih dan diberikan pemahaman untuk menanggapi bencana. Rinciannya, tiga sekolah di Kecamatan Pondok Kelapa; Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan SDN 18 akan diberikan pemahaman untuk menghadapi potensi bencana banjir dan tsunami, sedangkan tiga sekolah lainnya akan diberikan pelatihan menghadapi bencana lonsor, yakni SMPN 1 Pondok Kubang, SMAN 6 Bengkulu Tengah dan SMAN 4 Benteng.

“Hingga saat ini ada 6 sekolah yang akan kita jadikan SAB. Di sekolah ini nantinya, kita akan memberikan sosialisasi serta pemahaman kepada siswa tentang bagaimana menanggapi bencana. Kita akan memanfaatkan waktu siswa diluar jam kegiatan belajar mereka, modelnya seprti ekstrakurikuler,” terangnya.

Diungkapkan Razak, pemilihan sekolah tersebut sebagai SAB tentunya bukan tanpa alasan, melainkan  mempertimbangkan kondisi geografis sekolah tersebut yang juga sering mengalami bencana banjir serta bekeradaannya tidak jauh dari potensi bencana.

“Rencana ini akan segera kita sampaikan ke BPBD pusat. Sehingga penanggulanan bencana sejak dini  bisa diciptakan dan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana memiliki kemampuan untuk menghadapi bencana,” pungkas Razak.(135)