Bentuk Pokja Kampung KB

APRIZAL/Bengkulu EkspressSekda Bengkulu Utara  Dr Haryadi SPd MM MSi saat membuka kegiatan penyusunan grand design pembangunan kependudukan daerah dan pembentukan kelompok kerja akselerasi Kampung KB, kemarin (23/4).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) bersama BKKBN Provinsi Bengkulu, kemarin (23/4), menggelar kegiatan penyusunan grand design pembangunan kependudukan daerah dan pembentukan kelompok kerja akselerasi kampung KB.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pola Bapeda Kabupaten Bengkulu Utara , yang dihadiri langsung oleh Sekda Bengkulu Utara  Dr Haryadi SPd MM MSi, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Bengkulu dan Kepal BKKBN Kabupaten Bengkulu Utara  diwakili oleh Sekretaris BKKBN Kabupaten Bengkulu Utara Yulman MPd serta diikuti seluruh OPD lintas sektor di lingkup Pemkab Bengkulu Utara .

Sekda Bengkulu Utara  Dr Haryadi SPd MM MSi ketika ditemui awak media mengatakan, kegiatan ini adalah untuk membentuk forum kelompok kerja (Pokja) akselerasi kampung KB dalam rangka pengendalian penduduk di Kabupaten Bengkulu Utara  agar lebih efektif dan efisien. “Ya kegiatan ini untuk membentuk pokja akselerasi kampung KB di Kabupaten Bengkulu Utara ,” kata Haryadi.



Haryadi menambahkan, dengan terbentuk Pokja ini diharapkan dapat mensejahterakan penduduk baik dari aspek pengendalian kuantitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pengarahan mobilitas penduduk, pembangunan keluarga dan pengembangan data base kependudukan.”Ya semua ini kita harapka bisa terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris BKKBN Kabupaten Bengkulu Utara  Yulman MPd menyampaikan kegiatan ini bertujuan agar dapat mengelola kampung KB di Bengkulu Utara  yang sejak tahun 2016-2018 telah berjumlah sebanyak 44 kampung KB yang tersebar di 19 Kecamatan, untuk dapat dikerjakan dengan sinergitas antar lintas sektor di Bengkulu Utara .

“Di sana ada Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Disperindag, Dinas Koperasi, DPPPA, Bappeda, Dukcapil, Dispora, dan DPMD, Disnaker, DTPHP, ini lintas sektor yang inti dalam pengelolaan kampung KB,” terangnya.

Yulman menambahkan, dengan adanya Pokja akselerasi kampung KB tersebut, pihaknya akan melakukan giat rencana aksi daerah, dimana kegiatan yang berkenaan dengan kampung KB, yang akan ditupoksikan terhadap masing-masing lintas sektor tersebut.

“Kita harapkan dengan adanya pokja akselerasi ini, nanti kita akan bentuk pokja nya, kemudian akan kita susun rencana aksi daerah, dimana rencana aksi daerah ini adalah tugas dari masing-masing lintas sektornya,” tandasnya.(127)