Bentrok Nelayan Tradisional Vs ABK Trawl, 3 Orang Kena Tembak

Foto IST/BE – Salah satu korban benterok nelayan vs ABK trawl

BATIK NAU, BE – Terkait dengan insiden pertikaian para nelayan Desa Pasar Palik Kecamatan Air Napal, terhadap masalah kapal trawl yang masih menangkap ikan di wilayah perairan Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (25/12), 3 orang ABK kapal trawl dan 3 nelayan tradisional dari Desa Serangai, Desa Urai dan Desa Pasar Palik mengalami luka tembak serta luka bacok.

Hal tersebut diketahui pada waktu para nelayan tradisional menghadang kapal trawl di tengah perairan, terjadi keributan antara kedua belah pihak.

Ketika dikonfirmasi awal media Camat Batik Nau Syahbani didampingi Kapolsek Batik Nau Iptu Alexander mengatakan, memang benar akibat insiden tersebut 3 ABK kapal trawl dan 3 nelayan mengalami luka luka sehingga harus dilarikan ke rumah sakit Lagita dan selanjutnya ke tiga anak buah kapal tersebut dibawa ke RS Bhayangkara.

“Memang benar berdasarakan laporan, bahwa sempat terjadi insiden, beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja 3 ABK dan 3 nelayan mengalami luka-luka. Dan tadi sudah ditangani di rumah sakit Lagita Ketahun, dan selanjutnya 3 ABK kapal trawl sudah dirujuk ke Bengkulu,” kata Syabani.

Syahbani menambahkan, insiden ini berawal ABK trawl melakukan penembakan terhadap para nelayan tradisioanal sehingga 3 nelayan tersebut mengalami luka tembak dari senapan angin yang dimiliki oleh pihak ABK Kapal Trwal.

Aksi yang dilakukan oleh para nelayan ini pun sebagai bentuk protes nelayan ini masih dalam permasalahan yang sama, sehingga bentrok sesama nelayan tidak bisa terelakan dimana tiga kapal trawl berhasil ditahan oleh nelayan tradisional.

“Alhamdulillah kendati mengalami luka-luka para nelayan sudah dapat pertolongan dari rumah sakit, begutu juga dengam 3 ABK tersebut. Semoga permaslahan ini ada jalan keluarnya,” pungkasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*