Sambut HUT ke-74 RI, BenMall Gelar Indonesian Food Festival


COO BenMall, Irwandi Putra bersama mitra saat meresmikan Indonesian Food Festival di Atrium BenMall Kota Bengkulu, Selasa (13/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Menyambut HUT ke-74 Republik Indonesia, Bencoolen Mall (BenMall) menggelar Indonesian Food Festival di Atrium BenMall Kota Bengkulu. Festival kuliner ini mulai 13-18 Agustus 2019 untuk memenuhi keinginan para pecinta kuliner Indonesia.

Chief Operating Officer (COO) BenMall, Irwandi Putra mengatakan, festival kuliner yang dibuka BenMall ini bukan untuk pertama kalinya, bahkan kegiatan ini sudah 9 kali dilaksanakan.

Ditambah lagi, kegiatan ini diramaikan sebanyak 26 stan kuliner yang menyediakan makanan asli Indonesia.
“Ini bukan pertama kali dilakukan BenMall, harapan kami kegiatan ini bisa jadi tempat makan dan santai keluarga menyambut HUT RI,” kata Irwan, kemarin (13/8).

Meskipun rutin digelar, pada Indonesian Food Festival kali ini disajikan tema yang berbeda dari beberapa kegiatan yang sudah dilakukan. Kali ini BenMall mengangkat tema “Merdekakan Bengkulu dari Sampah Plastik”. Tema tersebut diangkat karena sampah plastik sudah menjadi persoalan serius di Kota Bengkulu.

“Kita ambil tema ini bukan berarti kita haram plastik, yang kita gaungkan adalah bagaimana bijak dalam menggunakan plastik,” ujar Irwan.

Ia mengaku, jika plastik bisa didaur ulang kenapa tidak dilakukan proses daur ulang. Kemudian jika bisa tanpa menggunakan plastik kenapa harus menggunakan plastik. Oleh karena itu, pihaknya pertama kali melakukan hal ini kepada seluruh pengusaha kuliner yang membuka gerai di BenMall. Mereka diedukasi agar bisa menggunakan plastik seminimal mungkin.

“Seluruh pengusaha kuliner di BenMall harus menggunakan plastik seminimal mungkin atau sepentingnya saja. Dengan begitu, Bengkulu ini bisa bersih dari sampah plastik,” ungkap Irwan.

Selain itu, pihaknya juga berharap ibu-ibu rumah tangga membiasakan membawa plastik cadangan sewaktu berbelanja. Sehingga sewaktu belanja ke pasar, plastik tersebut bisa dibawa lagi pulang. Ia menilai, jika hal ini terus dilakukan maka sampah plastik di Bengkulu bisa sedikit.

“Kalau kita bisa menggunakan sedikit plastik maka kita bisa mengurangi sebanyak 60 persen sampah plastik. Kalau bukan kita siapa lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Bengkulu Entrepreneur, Adelina mengatakan masih banyak ditemukan pengusaha kuliner menggunakan kemasan plastik di Bengkulu. Untuk itu, pihaknya akan bersinergi dengan seluruh pelaku usaha kuliner agar memanfaatkan kemasan yang mudah didaur ulang dan meninggalkan kemasan plastik.

“Kalau kita tidak menggunakan kemasan plastik maka kita sudah membangun Bengkulu lebih baik dan terbebas dari sampah plastik,” tutupnya.(999)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*