Benitez Tak Akan Terima Kontrak Permanen

benitezKEKALAHAN Chelsea dari Swansea di Piala Liga (9/1) berimbas kepada masa depan Rafael Benitez di Stamford Bridge. Manajemen Chelsea dikabarkan membatalkan rencana menegosiasikan kontrak permanan untuk Benitez. Itu berarti Benitez tetap dikontrak sampai akhir musim.

Tidak hanya itu. Perlakuan yang diterima Benitez dari fans Chelsea di Stamford Bridge bakal semakin frontal.

“Jika Chelsea kembali menuai hasil buruk di kandang lagi (lawan Southampton, 16/1, Red) kami mungkin akan memboikot laga Chelsea,” kata Trizia Fiorellino, ketua perkumpulan suporter resmi Chelsea, kepada BBC.

Gara-gara kekalahan dari Swansea, pemilik Chelsea Roman Abramovich pun kembali melakukan pendekatan kepada pelatih favoritnya, Josep Guardiola. Seperti dilansir Daily Express, Chelsea mengiming-imingi gaji tinggi kepada Guardiola.

Bayaran GBP 300 ribu (Rp 4,6 miliar) per pekan dalam kontrak berdurasi tiga musim bakal dikantongi Guardiola seandainya mau menukangi Chelsea. Itu akan membuat Guardiola memiliki gaji lebih tinggi dari pemain Chelsea. Di Premier League, hanya pelatih Everton David Moyes yang memiliki gaji lebih tinggi dari anak asuhnya.

Dalam konferensi pers di sela acara Ballon d”Or di Zurich (7/1), Guardiola telah mengatakan bahwa dirinya akan kembali melatih musim depan. Hanya, pelatih berusia 41 tahun itu masih enggan menyebut klub yang akan ditanganinya.

Sedangkan bagi Benitez, dirinya sepertinya tidak akan kerepotan mencari klub baru seusai kontraknya habis bersama Chelsea. Itu karena Real Madrid menempatkan Benitez sebagai opsi pertama pengganti Jose Mourinho yang santer disebut akan hengkang di akhir musim. (dns)