Bengkulu Utara Multi Etnis

Kegiaan seminar sehari BU dalam rangka HUT ARMA.ARGA MAKMUR, BE – Kabupaten Bengkulu Utara ini memiliki keunikan tersendiri soal etnis masyarakat. Daerah tersebut merupakan wilayah multi etnis. Hal ini diungkapkan Staf Fungsional Peneliti Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Padang, Zusneli Zubir saat memberikan materi seminar Keberagaman Budaya Daerah di BU, kemarin (14/10)  di aula SD Model Arga Makmur.
“Kabupaten Bengkulu Utara ini memiliki multi etnis. Inilah keunikannya, kedatangan etnis-etnis ini tentunya berlainan juga,” ujar Zusneli Zubir.
Ditambahkannya, oran Bali merantau ke Arga Makmur karena meletusnya gunung Genggo. Masyarakat Jawa ke BU karena adanya transmigrasi yang merupakan program pemerintah untuk mensama ratakan jumlah penduduk. Selain itu, ada juga yang pindah ke BU karena adanya jiwa merantau seperti suku minang, Sumatera Barat. Semua etnis atau suku itu, akhirnya bersatu dan berkumpul di Kabupaten BU. Semua etnis ini memiliki budaya masing-masing yang dibawa dari daerah masing-masing.
“Disini keberagaman budaya tidak ada tergeser oleh isu-isu yang berkembang mengenai perbedaan adalah kekacauan, tetapi disini perbedaan itu merupakan kekayaan,” imbuhnya.
Masyarakat yang berbeda suku itu, katanya, hidup dengan rukun, berdampingan dan bersatu di Kabupaten BU. Tidak ada terbelah karena adanya perbedaan, disinilah salah satu keunikan yang tercipta dari BU. “Selain memiliki keunikan berupa multi etnis ini, Bengkulu Utara juga memiliki beberapa pejuang pada zaman penjajahan dulu,” tuturnya.
Seperti Marjati yang dikenal dengan Ratu Samban yang telah memperjuangkan masyarakat agar terlepas dari sistem yang diterapkan oleh Belanda tentang Pajak. Dengan adanya Ratu Samban ini, ia tidak kuat dengan hal tersebut, akhirnya ia memperjuangkan masyarakat dari kejamnya penjajahan Belanda. (927)