Bengkulu Tengah Bangun Dua Pasar Tradisional

Mun Gumiri

BENTENG, BE -Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Benteng melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bengkulu Tengah (Benteng) terus berusaha mengembangkan operasional pasar tradisional.

Ditahun 2016 ini, Disperindagkop dan UMKM kembali membangun 2 bangunan tambahan di lokasi pasar tradisional yang ada.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Disperindagkop dan UMKM Benteng, Mun Gumeri SIP MH, ketika dikonfirmasi BE, kemarin (19/1).

”Tambahan bangunan pasar itu diantaranya di Desa Taba Lagan, Kecamatan Talang Empat dan Desa Talang Tengah II, Kecamatan Pematang Tiga,” ujar Mun.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Benteng ini menjelaskan, pembangunan pasar ini dilakukan dengan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2016. Diperkirakan, pembangunannya mulai dilaksanakan pada akhir triwulan pertama, yakni pada bulan Maret.

“Kita telah menyiapkan dana senilai Rp 1,3 miliar untuk pembangunan dua pasar ini. Kita harap semua prosesnya dilaksanakan di akhir triwulan pertama tahun ini,” jelasnya.

Diakui Mun, sejauh ini tercatat sekitar 20 titik pasar tradisional beroperasi di kabupaten termuda di Provinsi Bengkulu ini. Semuanya akan terus dikembangkan dengan cara meningkatkan fasilitas serta sarana penunjang operasional pasar. Meskipun belum merancang pembangunan pasar harian, pengembangan pasar tradisional diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Benteng menjadi lebih baik.

“Dengan menggalakan pembangunan pasar tradisional ini diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Benteng. Sehingga masyarakat juga bisa lebih sejahtera dan lebih mudah dalam menjual hasil pertanian dan peternakan mereka,” tambahnya.(135)