Bengkulu Peringkat ke-4 Nasional


FOTO; Rohidin Mersyah

Dalam Indek Pemajuan Kebudayaan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Provinsi Bengkulu patut berbangga. Pasalnya, Provinsi Bengkulu kembali meraih prestasi secara nasional dalam Indek Pemajuan Kebudayaan (IPK) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Secara nasional, Provinsi Bengkulu meraih peringkat ke-4, setelah Provinsi DI Yogyakarta peringkat pertama, Bali peringkat kedua dan Povinsi Jawa Tengah peringkat ke tiga.

“Alhamdullah kita meraih peringkat ke-4 secara nasional,” terang Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah kepada BE, kemarin (17/9).

Secara presentasi, menurut Rohidin, IPK Provinsi Bengkulu mencapai 59,95. Kemudian untuk Provinsi Jawa Tengah dengan persentase IPK 60,05, Provinsi Bali dengan IPK 65,39 dan peringat pertama DI Yogyakarta dengan IPK 73,79. Di Bawah Bengkulu ada Nusa Tenggara Barat dengan IPK 59,92 dan Kepulauan Riau 58,83. “Selisihnya tidak jauh dari peringkat ketiga,” tuturnya.

Rohidin mengatakan, prestasi yang diraih secara nasional itu, menjadi motivasi dan evaluasi bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Kedepan, upaya pembenah dalam melestarikan, mengembangkan dan memajukan kebudayaan akan terus ditingkatkan. “Pelestarian kebudayaan itu menjadi hal penting. Kedepan pembenahaan akan terus kita lakukan,” tegas Rohidin.

Penilaian IPK itu langsung diberikan oleh Kemendikbud melalui dirjen kebudayaan. Tujuan pemberiaan penilaian itu tidak lain untuk mewujudkan masyarakat berbudaya dan terus melestariakan budaya daerah. “Penilaian langsung dari kemeterian pusat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dikbud Provinsi Bengkulu, Raden Wahyu Dharma Priatna mengatakan, secara resmi IPK ini baru akan diluncurkan Oktober nanti bertepatan dengan pekan kebudayaan nasional. Namun hasil verifikasi kemendikbud terhadap IPK di Provinsi Bengkulu, berhasil menempatkan Provinsi Bengkulu peringkat ke-4 nasional. “Kategori IPK ini baru diterapkan oleh pemerintah bahkan pertama kali didunia melalui kemendikbud,” tutur Wahyu.

Penerapan IPK itu, bertujuan untuk melihat upaya pemerintah daerah dalam memajukan kebudayaan di daerah masing-masing. Provinsi Bengkulu mendapat persentasi IPK rata-rata 59,95 persen sehingga berhasil menempat Provinsi Bengkulu diperingkat keempat nasional. Hasil tersebut diyakini berkat upaya pemerintah provinsi yang semakin gencar mengekspose kebudayaan melalui berbagai kegiatan, dalam rangka memajukan dan melestarikan kebudyaan yang ada.“Ini prestasi yang membanggakan bagi kita masyarakat Bengkulu,” tutupnya. (151)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*