Bengkulu Miliki PLTU Berkapasitas 2×100 MW

 

PLTU 2×100 MW telah siap dioperasikan

 

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Provinsi Bengkulu memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu Bara berkapasitas 2×100 megawatt (MW). Adanya PLTU ini diharapkan dapat memenuhi pasokan listrik bagi masyarakat dan industri di Provinsi Bengkulu dan Sumatera. Rencananya, jika tidak ada perubahaan, Presiden Joko Widodo hari ini (5/2) akan meresmikan secara langsung operasi PLTU perdana.

Chairman Power China Resources Limited, Sheng Yuming mengaku, PLTU Bengkulu merupakan perusahaan yang dikelola dan dioperasikan oleh PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB), sebuah perusahaan patungan yang didirikan oleh Intraco Penta dan Power China Resources Limited. Dimana nilai investasi pendiriannya mencapai US$ 360 juta.

“Kami membangun PLTU di Bengkulu karena dukungan dari Pemerintah Indonesia dan Provinsi Bengkulu, mengingat daerah ini masih kekurangan pasokan energi listrik. Kami berharap dengan telah sinkronisasi unit pertama ini dapat memberikan kontribusi positif bagi Bengkulu dan masyarakat sekitar,” kata Sheng Yuming.

Tidak hanya itu, kehadiran PLTU ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daerah. Salah satunya mampu menyerap produksi batu bara di Bengkulu. Bahkan per tahun, pembangkit listrik ini membutuhkan 900.000 ton-1 juta ton batubara dengan nilai kalori 4.300-4.800 gross as received (GAR). Selain itu, proyek ini juga dibangun dengan teknologi canggih dan modern, sehingga pemanfaatan batu bara yang dioperasi oleh PLTU tidak memberikan dampak buruk bagi manusia dan lingkungan.

 

“Pembangkit listrik yang kami dirikan ini mengubah batu bara yang menyebabkan polusi menjadi energi listrik,” tutupnya. (999/Diskominfotik)