Bengkulu Kurang Ratusan Dokter

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Provinsi Bengkulu hinggaa saat ini masih sangat kekurangan tenaga kesehatan untuk posisi dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis. Namun untuk tenaga kesehatan lainnya seperti bidan dan perawat jumlahnya sudah mencukupi.

Hal ini diungkapkan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni, M. Kes, saat membuka kegiatan pertemuan penggalangan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan dunia usaha untuk mendukung kesehatan di Provinsi Bengkulu di Hotel Madelin, kemarin (27/4). ” Saat ini baru ada 20 Puskesmas ada dokter, sisanya belum ada,” katanya.

Dia mengatakan setidaknya kebutuhan dokter masih sekitar 20 dokter umum dan 114 dokter gigi, dan 40 spesialis untuk ditempatkan di 10 kabupaten/kota di daerah. Tapi, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu cukup sulit untuk merekrut dokter karena beberapa faktor antara lain banyak dokter umum melanjutkan pendidikan, dan tidak adanya lagi program Pegawai Tidak Tetap dari Kementerian Kesehatan.

“Sebenarnya kita telah berupaya untuk mengajukan PTT daerah tetapi minatnya sangat sedikit karena kecilnya gaji PTT daerah yang hanya Rp 2,5 juta bila di bandingkan PTT kementerian Rp 10 Jutaan,” jelasnya.

Persoalan dokter ini juga sangat komplek, salah satunya terjadi penumpukan di kota-kota. Distribusi hingga ke daerah sangat sulit. “Ini karena kewenangan mutasi tenaga medis statusnya PNS ada di badan kepegawaian daerah,” katanya.

Herwan mengatakan, kebutuhan dokter sangat dibutuhkan di Bengkulu antara lain dokter spesialis kulit, dokter jantung, mata, THT, spesialis bedah, penyakit dalam, serta dokter gigi. “Kita mengatasinya, dengan mengajukan permintaan dokter ini, karena ada program nusantara sehat dari pemerintah pusat,” katanya.

Selain itu juga, berharap menjadi prioritas program internship dokter dari perguruan kedokteran baik luar dan dalam Bengkulu. “Tapi biasanya ini hanya berlangsung selama 1 tahun,” katanya.(cik5)