Bendera Bengkulu Berkibar di Seluruh Indonesia

TEDI - Tim Merajut Nusantara menjahit 140 duplikat bendera pusaka di Rumah Fatmawati (1)
BENGKULU, BE – Senator Bengkulu terpilih, H Ahmad Kannedi SH MH, membuat gebrakan sendiri menyambut datangnya pelantikan DPD RI yang akan digelar pada 1 Oktober mendatang. Mantan Walikota Bengkulu ini telah menyelesaikan penjahitan 140 duplikat bendera merah putih pusaka yang dijahit di Rumah Fatmawati.  Bendera duplikat ini nanti akan dibagi kepada seluruh anggota DPD RI terpilih.
“1 kotak duplikat bendera pusaka ini nanti akan kita bagikan kepada 132 anggota DPD RI usai pelantikan pada 1 Oktober mendatang.  Kita berharap seluruh anggota DPD ini nanti akan mengibarkan bendera sakral yang telah dijahit dan disemayamkan di Rumah Fatmawati ini di setiap wilayah mereka terpilih, karena DPD ini merupakan refresentasi perwakilan seluruh daerah,” ujar pria yang akrab disapa Bang Ken ini.
Tak hanya 132 anggota DPD terpilih, Ketua Merajut Nusantara ini juga akan membagikan bendera tersebut kepada pimpinan DPR RI, MPR RI, tokoh-tokoh nasional, termasuk Presiden RI terpilih Joko Widodo.
Selain bendera berukuran 2X3 meter, di dalam kotak tersebut Bang Ken juga menyertakan sertifikat resmi untuk menunjukkan kesakralan bendera tersebut.  “Bendera ini tidak hanya selembar kain, tapi bermakna dan bisa meningkatkan rasa cinta tanah air serta bisa menjadi alat untuk mengenang jasa pahlawan, terutama Fatmawati yang merupakan penjahit bendera pertama Indonesia,” harapnya.
Selain itu, Bang Ken yang juga Ketua Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ini menegaskan ke depan diharapkan semua kepala daerah juga akan berkunjung ke Rumah Persada Fatmawati untuk menjahit bendera pusaka sendiri.  Jika ini terealisasi, tentu multiplayer effect juga akan dirasakan oleh masyarakat Bengkulu.
“Nanti akan kita undang kepala daerah yang ada di seluruh Indonesia agar bisa datang kesini dan menjahit bendera pusaka sendiri di sini (rumah Fatmawati-red), sehingga Bengkulu akan dikenal sebagai kota pahlawan sekaligus kota yang bersejarah,” ungkap Bang Ken.
Selain membagikan ke beberapa tokoh penting tersebut, tim Merajut Nusantara juga menyiapkan beberapa bendera yang bisa didapatkan oleh masyarakat umum. Pada tanggal 1 Oktober bertepatan dengan hari pelantikan DPD RI dan mengenang hari kesaktian Pancasila, Bang Ken menerangkan tim Merajut Nusantara juga akan mengalokasikan beberapa bendera yang bisa didapatkan oleh masyarakat umum yang berkunjung ke Rumah Fatmawati.
Setidaknya ada 3 jenis bendera yang disediakan yakni, bendera untuk rumah tangga, perkantoran, dan bendera pusaka duplikat.  “Sama dengan bendera pusaka yang akan kami bagikan di nasional, kami juga akan menyertakan piagam atau sertifikat keaslian bendera bahwa bendera tersebut sudah disemayamkan di Rumah Fatmawati ini. Kita ingin dengan tersebarnya bendera sakral ini turut menumbuhkembangkan rasa nasionalisme yang saat ini sudah mulai luntur,” pungkasnya. (609)