BEM FH UNIB dan Ormawa Bersih Pantai

Ist/BE
Gerakan Bersih Pantai dalam Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2021 oleh BEM FH UNIB bersama mahasiswa dan Ormawa Bidang Medinfo BEM 2020/2021

BENGKULU, BE – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2021, untuk menjaga pantai bersih dari sampah. Bidang Sosial dan Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu (UNIB) dan organisasi mahasiswa selinkungan FH UNIB, melaksanakan Gerakan Bersih Pantai (Kan Ber Thai), Sabtu (6/3). Tujuan dilaksanakannya gerakan ini untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi mahasiswa dalam menjaga lingkungan pesisir pantai, menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari, serta meningkatkan kerjasama lintas sektor dalam pengelolaan sampah dari pesisir.

Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bengkulu Maulana Taslam dalam kata sambutannya menyampaikan, “Mahasiswa FH UNIB sebagai pemuda harus menjadi inisiator dan peduli melihat kondisi lingkungan sekitar. Dengan adanya Gerakan Bersih Pantai ini harapannya kedepan dapat memberikan edukasi bagi masyarakat dan stimulus bagi pemerintah, agar lebih responsif menyikapi persoalan sampah yang ada di Bengkulu, agar lingkungan hidup di segala lini terbebaskan dari tumpukkan sampah.”

Selain itu, Ketua BEM FH UNIB Maulana Taslam mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah bersinergi dan selalu mensupport kegiatan bersih pantai ini dan juga berterima kasih kepada Muhammad Awalli Hafidh Haryanto, selaku Ketua Bidang Sosial dan Masyarakat BEM FH UNIB, yang telah membantu, serta mengarahkan semua peserta kegiatan Bakti Sosial

“Kepada teman-teman delegasi ormawa yang sebelumnya telah membantu dalam kegiatan yang telah dilakukan ini semoga hubungan baik antara BEM FH UNIB dengan Ormawa FH UNIB dapat berjalan dan bekerja sama dengan baik” ungkapnya.

Berdasarkan kegiatan ini, sampah yang dominan ditemukan di Kawasan pesisir Pantai Berkas karung bekas beras, sampah kemasan makanan dan minuman, sedotan plastik, popok bayi, dll. Sebagian dari sampah yang ditemukan sudah dalam keadaan rapuh dan telah terurai menjadi butiran-butiran plastik yang lebih cukup lama dan tidak bisa terurai yang sering disebut mikroplastik. Hal ini justru lebih berbahaya, karena terakumulasi dalam tubuh organisme laut. Jumlah sampah yang terkumpul dan diangkut dalam Gerakan Bersih Pantai ini terdapat 12 karung goni.

”Bisa kita lihat sampah yang ada di pesisir Pantai Berkas ini tidak didaur ulang dengan baik dan menyebabkan penurunan kualitas lingkungan maupun keindahan pantai. Oleh karena itu, marilah kita sama-sama saling bekerja sama mengajak saudara, teman dan keluarga kita untuk menjaga lingkungan laut dengan mulai memilah dan membuang sampah ke tempat yang semestinya,” tutupnya.

Gerakan Bersih Pantai ini dilaksanakan anggota BEM FH UNIB bekerja sama dengan organisasi mahasiswa selingkup Fakultas Hukum, KAMUS, PARADISE, PARALEGAL, WAMI, MAHUPALA dan CNW. (Rls)