Beli Mobnas, DPRD Tidak Peka

LEBONG UTARA, BE – Terungkapnya rencana DPRD Lebong untuk membeli mobil dinas (mobnas) yang telah disahkan dalam APBD 2013 menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat Lebong.

Bahkan, terkait pembelian mobnas yang dianggarkan dalam APBD 2013 ini membuat banyak kalangan menilai DPRD Lebong tidak memiliki sense of crisis alias kepekaan terhadap masyarakat.

Sekretaris Sriwijaya Corruption Watch (SCW), Sugianto mendesak agar DPRD Lebong tidak merealisasi kegiatan pengadaan mobnas tersebut. Menurutnya, saat ini masih banyak kegiatan pembangunan yang harusnya dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami mendesak agar pengadaan ini tidak direalisasikan. Masih banyak kegiatan lain yang lebih bermanfaat untuk masyarakat dari pada cuma membeli mobnas,” ujar Sugianto.

Pembelian mobnas di DPRD Lebong yang disahkan dalam APBD 2013 ini jelas tidak sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat terjadi saat ini dan juga menunjukkan bahwa DPRD Lebong tidak lagi memiliki rasa empati masyarakat yang diwakilinya. “Pernyataannya sekarang apa urgensinya pembelian mobnas di DPRD Lebong ini. Apakah pembelian mobnas ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, justru yang akan terjadi itu sebaliknya,” jelasnya.

Dirinya juga mengingatkan DPRD Lebong atas temuan pemeriksaan BPK RI mengenai kendaraan dinas di DPRD Lebong yang dinilai menimbulkan pemborosan keuangan negara dan hingga saat ini kendaraan tersebut masih belum dikembalikan oleh DPRD Lebong kepada Pemkab Lebong sesuai dengan rekomendasi BPK RI.

“Apa yang dilakukan oleh DPRD Lebong jelas memunculkan masalah baru sementara rekomendasi BPK terhadap kendaraan dinas di DPRD Lebong hingga saat ini belum juga dilaksanakan,” pungkasnya.(777)