Beli Lahan untuk Dihibahkan, Warga Jembatan Kecil Minta Dibangunkan Jalan

FOTO IMAN/ BE – Lahan yang dibeli dan dihibahkan untuk pembangunan jalan di Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Warga RT 10 Kelurahan Jembatan Kecil Kota Bengkulu mengeluhkan jalan di dekat rumahnya yang tak kunjung dibangunkan jalan oleh pemerintah. Pasalnya, dilokasi tersebut lahan untuk jalan sudah dibeli oleh Jaya Marta selaku penduduk setempat yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Bengkulu dan sudah dihibahkan untuk pembangunan jalan.

Selain di RT 10, di perbatasan Kelurahan Panorama dan Jembatan Kecil tepatnya di belakang Kantor Lurah Panorama, RT 29 juga ada titik jalan yang belum tersentuh pembangunan. Padahal untuk lahan jalan juga sudah dihibahkan oleh warga untuk dibangunkan jalan yang diharapkan memudahkan akses masyarakat.

“Awalnya lahan ini milik pribadi. Namun dibeli oleh pak Jaya Marta dan dihibahkan untuk pembangunan jalan. Namun sudah diajukan berkali-kali tapi belum ada tanggapan oleh pemerintah. Kita berharap untuk segera dibangunkan jalan yang hanya kurang lebih 200 meter ini agar mempermudah akses jalan kami dan warga lain yang ingin melewati jalan ini nantinya,” jelas salah seorang warga RT 10 Kelurahan Jembatan Kecil, Tarmizi, Rabu (20/01).

Sementara itu, Jaya Marta mengungkapkan keluhan permintaan pembangunan jalan tersebut sudah sering didengarnya dan upaya pengajuan proposal permohonan untuk dibuatkan jalan ke Dinas PU pun sudah dilakukan. Namun hingga saat ini keluhan tersebut belum terealisasi dan hanya ada jalan semen di pangkal gang yang dibuat melalui dana kelurahan.

“Sesuai apa yang kita dengar dari warga, minta dibuatkan jalan di RT 10 Kelurahan Jembatan Kecil tadi dan dibelakang kantor Lurah Panorama yang berjarak sekitar 300 meter. Saya juga pernah berkomunikasi dengan lurah untuk menggunakan dana kelurahan untuk melakukan penimbunan jalan tetapi pak lurah tidak ada keberanian untuk mengalokasikan dana ke pembuatan jalan ini. Padahal jalan ini persis dibelakang rumah dinas Ketua Dewan Kota, tapi kenyataan di lapangan seperti ini,” jelas Jaya Marta.

Selain itu, salah seorang warga RT 29 Kelurahan Panorama, Lita mengatakan dirinya dan warga sekitar sangat berharap dibangunkan jalan tembus yang menghubungkan kedua kelurahan. Apalagi dilingkungan mereka jika terjadi hujan jalan menjadi becek dan sering tergenang air banjir.

“Jadi tolonglah bagi pemerintah kami minta dibangunkan jalan. Kalau hujan jalan di sekitar kami becek semua, banjir,” ungkap Lita. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*