Belasan Kades Datangi Bupati

TERIMA: Bupati Mukomuko, Choirul Huda ketika menerima   dari belasan kades untuk menyampaikan aspirasi.
TERIMA: Bupati Mukomuko, Choirul Huda ketika menerima dari belasan kades untuk menyampaikan aspirasi. TERIMA: Bupati Mukomuko, Choirul Huda ketika menerima dari belasan kades untuk menyampaikan aspirasi.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Sekitar belasan kepala desa (Kades), kemarin (16/1) sore menemui Bupati Mukomuko, Choirul Huda. Kedatangan belasan Kades yang di sambut baik Bupati di rumah dinas (rumdin), guna menyampaikan beberapa permohonan. Diantaranya, mengusulkan kenaikan penghasilan tetap atau gaji kades dan permohonan mengganti motor dinas yang saat ini menjadi kendaraan dinas kades yang dianggap sudah tidak layak lagi digunakan. Kades Talang Medan Kecamatan Selagan Raya, Marzuki pada kesempatan itu menyampaikan, peningkatan ekonomi kades juga harus diperhatikan. Jika gaji kades naik, maka akan berimbas pula kepada perangkat desa. Menurutnya, dengan penghasilan yang didapat saat ini, perangkat desa masih menjadikan jabatan di desa sebagai penghasilan tambahan.

Sehingga kinerjanya sebagai perangkat desa tidak maksimal. Ia optimis jika angka penghasilan yang diperoleh cukup layak. Orang-orang yang duduk di jabatan perangkat desa akan menjadikan profesi sebagai penghasilan pokok. Saat ini gaji kades Rp 1,9 juta, Sekdes sebesar 70 persen dari Kades, Kasi 50 persen, Kadus 29 persen dari gaji kades.

“Rata-rata gaji perangkat desa di bawah satu juta rupiah,” bebernya.

Kades Tanah Harapan, Kota Mukomuko, Tamrin mengatakan, Pemda juga diharapkan memprioritaskan kendaraan operasional.

Pasalnya, tornas rata-rata yang digunakan kades di daerah ini sudah tidak layak dan telah berumur diatas tujuh tahun.

“Harapan kami tornas diganti dan gaji naik,” harapnya.

Bupati Mukomuko, Choirul Huda menyampaikan, aspirasi dari kades akan dibahas lebih lanjut dengan OPD-OPD terkait. Sehingga kebijakan yang akan dilakukan nantinya tidak menyalahi peraturan yang berlaku.

“Akan kita kaji lebih lanjut. Jika sesuai dengan prosedur dan anggaran tersedia, akan kita realisasikan. Jika tidak tahun ini, tahun 2019 mendatang.Yang jelas kita teliti lebih lanjut,” demikian Bupati. (900)