Belasan Guru Dipromosi

sekda_bengkulu_tengah
BAKTI/BE LANTIK : Sekda Benteng saat melantik para pejabat eselon II dan kepala sekolah di aula kantor bupati, Rabu (16/3).

BENTENG, BE – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kembali melakukan mutasi terhadap 7 pejabat eselon II dan 29 tenaga pendidik (guru) di Benteng. Para pejabat dan guru yang dimutasi tersebut dilantik oleh Sekda Benteng Muzakir Hamidi SSos MM di aula kantor bupati pukul 14.00 WIB, kemarin (16/30).

Pejabat yang dimutasi itu adalah H Elyandes Kori SE MSi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Pariwisata (Dishubkominfopar) menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Benteng, Lili Trianti SSos yang belum lama ini dinonjobkan dari Kepala Badan Pemberayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) menjadi staf fungsional Inspektorat kambali dimutasi menjadi sebagai Staf Ahli Bupati.

Tak hanya itu, sebanyak 18 guru diangkat menjadi kepala sekolah (Kepsek), 9 orang diantaranya dicopot dari jabatan sebagai kepsek dan kembali menjadi guru biasa.

Mereka yang dicopotĀ  itu adalah Kepala SMKN 2, SDN 1 Pagar Jati, SDN 3 Karang Tinggi, SDN 3 Merigi Sakti, SMPN 2 Pematang Tiga, SMPN 2 Karang Tinggi, SDN 2 Pagar Jati, SDN 5 Merigi Sakti dan SDN 6 Karang Tinggi.(Pejabat lainnya lihat grafis).

Selain pelantikan, pada waktu yang bersamaan, Sekda juga mengukuhkan 23 kepala sekolah yang selama ini menggunakan SK Bupati Bengkulu utara menjadi SK Bupati Benteng.

Ditemui usai pelantikan, Muzakir mengaku, mutasi adalah hal yang biasa dilakukan. Hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan yang kuat, melainkan demi kepentingan pemerintahan.

“Mutasi ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan organisasi, ini biasa dalam pemerintahan,” ungkap Sekda.

Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Benteng ini menuturkan, selain kepentingan pemerintahan, ini merupakan salah satu kesempatan bagi setiap pegawai negeri sipil (PNS) memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengalaman serta kompetensi mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) selaku abdi negara.

“Disamping penyegaran, mutasi ini dilakukan untuk meningkatkan jenjang karier, sehingga pejabat bisa lebih berpengalaman dalam berkarir,” jelasnya.

Untuk jabatan yang masih kosong saat ini, seperti Kabag Pertanahan, Kabag Pemerintahan dan Kepala BPPKB Benteng, Sekda mengaku belum bisa memberikan kepastian dan masih mencari pengganti yang tepat.

“Untuk yang masih kosong, sementara ini kita sudah tunjuk pelaksana tugasnya. Sedangkan untuk yang definitif sabar dulu,” pungkas Sekda.(135)

pejabat_eselon_II_dimutasi