Belasan Ayam Mati Mendadak


Print
Foto : IST

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Petugas kesehatan hewan di Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Mukomuko, turun ke lapangan.Ini setelah menerima laporan adanya belasan ayam mati secara mendadak. Diduga ayam tersebut mati akibat penyakit ngorok.

”Banyak ayam petelor yang mati di Desa Kota Praja Kecamatan Air Manjunto,”ungkap Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Heri Prastyono melalui Kepala Bidang Peternkan,Warsiman.

Untuk mencegah penyebaran, pihaknya melakukan pengobatan kepada ternak ayam yang diduga ikut terserang. Hasil pengecekan petugas kesehatan hewan memberikan pengobatan terhadap ratusan ekor ayam petelor yang masih hidup.  “Jika terlambat sedikit saja,tidak menutup kemungkinan bakal banyak ayam petelor itu mati,”katanya.

Warsiman menjelaskan, penyakit ngorok yang menyerang pada ternak ayam ada beberapa penyebab. Diantaranya dikarenakan perubahan iklim panas ke hujan, sanitasi kandang, kebersihan kandang, dan faktor lainnya. Hasil pemeriksaan petugas di lapangan, ternyata yang melatarbelakangi penyakit ngorok ini datang dan menyerang pada ternak itu akibat kondisi kandang ayam tidak bersih.



“Banyak ditemukan kotoran ayam. Bahkan di sekeliling kandang, becek akibat sanitasi pembuangan air tidak baik. Kalau kualitas kandang, sudah mumpuni hanya kebersihan saja yang tidak diperhatikan,”bebernya. Warsiman menyampaikan, pengobatan yang dilakukan bukan bersifat permanen. Upaya yang harus dilakukan pemilik ternak adalah dengan cara menjaga kandang ayam tetap bersih dari kotoran ayam, serta sanitasi pembuangan air disekitar kandang harus lancar.(900)