Bela Dwiyanti; Peraih Sepeda Motor Danrem Modal 2 Kupon, Bawa Pulang Motor

Kalau rezeki tak akan kemana, tidak juga pandang usia. Begitulah bunyi salah satu adagium yang populer di tengah masyarakat. Pepatah itu dibuktikan oleh Bela Dwiyanti. Bermodal 2 lembar kupon, gadis belia berumur 10 tahun ini menjadi salah satu pemenang hadiah utama sepeda motor dalam acara Fun Bike yang digelar TNI, kemarin.
Berikut laporannya.

TEDI CAHYONO, Bengkulu

SEPERTI Minggu biasanya, Bela Dwiyanti pagi kemarin langsung bangun tidur dan mengambil seperangkat sepatu rodanya.  Bermain sepatu roda di hari Minggu di Sport Centre memang sudah menjadi aktivitas rutin bocah berusia 10 tahun ini.  Tapi, ayahnya yang merupakan seorang PNS di Kasi Bintara Seksi Ops Korem 041/Gamas Bengkulu malah mengajak anak yang masih duduk di bangku kelas V SDN 44 Kota Bengkulu ini untuk ikut acara fun bike terbanyak yang digelar TNI dalam rangka HUT ke-69.
Dengan senang hati, Bela langsung mengamini ajakan ayahnya tersebut.  Ayahnya yang memiliki 11 kupon akhirnya membagi-bagikan kupon tersebut kepada anak dan istrinya.  Sementara Bela, mendapat jatah 2 lembar kupon. Dengan hanya 2 potong kupon itu, Bela tak begitu banyak berharap bisa mendapatkan sepeda motor. Terlebih lagi, usianya yang masih belia dan belum bisa mengendarai motor.
Tapi, usai mengaduk dan memilih potongan kupon berukuran 4X4 centimeter tersebut, Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Ahmad Sudarsono SIp malah menyebut namanya sebagai peraih motor persembahan dari Danrem. Danrem sendiri sempat terkejut, pasalnya bukannya Bela yang duluan berlari, melainkan ayahnya.
“Di sini tertulis Bela dengan usia 10 tahun, kok yang datang bapak-bapak ini,” canda Danrem disambut tawa para peserta yang ada.
Di belakang ayahnya itu, Bela ternyata menyusul.  Dengan menggunakan sepatu roda merah, Bela sedikit tersendat-sendat melangkah menuju ke panggung tempat mengambil hadiah. Dibantu ayahnya, akhirnya Bela diberikan kunci simbolis oleh Danrem dan berhak untuk membawa sepeda motor merah tersebut.
“Tidak ada mimpi atau firasat apapun kalau bisa dapat motor,” kata Bela didampingi ayahnya Agus Rianto.
“Sangat senang bisa dapat motor ini,” lanjutnya masih terkaget-kaget.
Anak yang tinggal di Jalan Ciliwung, Gading Cempaka, Kota Bengkulu ini mengatakan sepeda motor tersebut akan digunakannya sendiri. Meskipun belum bisa menggunakannya, ia menerangkan akan minta ayahnya untuk mengajarinya menunggangi sepeda motor.  “Sepeda motornya untuk dipakai sendiri saja, nanti minta ajari caranya,” katanya. (**)