Bekam, Pengobatan Alternatif Sesuai Sunnah Nabi

Anton MG/BE : Ustad Agus Aswadi menunjukkan alat bekam yang digunakan di Klinik Ruqyah dan Bekam Syar’iyah 

BENGKULU, BE – Begitu banyak metode pengobatan untuk kesehatan yang sudah ditemukan oleh manusia. Salah satunya di dunia Islam ada dikenal pengobatan dengan metode Bekam (Hijama). Metode pengobatan ini dilakukan dengan cara melakukan pemvakuman di kulit guna mengeluarkan darah dari dalam tubuh yang sudah di deteksi mengandung banyak racun.

“Bekam itu seperti membersihkan darah yang sudah banyak kotoran atau racun di dalamnya, lewat bekam ini kulit kita di vakum untuk mengeluarkan darah kotor tadi agar tubuh bisa lebih sehat lagi” ujar Ustadz H. Agus Aswadi, Seorang Praktisi Bekam dari dari Klinik Ruqyah dan Bekam Syar’iyah di Jalan Semeru No. 21B RT.18 RW.04 Kelurahan Sawah Lebar Kota Bengkulu kepada BE (07/11).

Ustadz Agus menjelaskan, bekam adalah salah satu metode pengobatan yang sangat di anjurkan nabi, sebagaimana Nabi SAW bersabda: “Penyakit itu bisa disembuhkan dengan tiga perkara : Minum Madu, Hijama (bekam), Kay (sundutan besi panas). Aku melarang umatku berobat dengan sundutan besi panas. (HR. Tirmidzi ). Berangkat dari anjuran nabi inilah metode bekam adalah metode yang sangat di anjurkan untuk menjadi salah satu alternatif pengobatan yang sesuai dengan syrariat islam.

Untuk mendukung pengobatan dengan bekam ini juga diperlukan alat-alat khusus, seperti mangkok bekam, minyak zaitun murni, jarum akupuntur dan lainnya. Lalu, untuk sterilisasi alat perlengkapan bekam di Klinik Ruqyah dan Bekam Syar’iyah sudah mempunyai mesin sterilisasi khusus yang dimana mangkok bekam yang sudah digunakan akan dicuci dengan sabun terlebih dahulu, lalu di rendam dengan cairan penghilang kuman. Selanjutnya, panaskan dimesin sterilisasi selama 15 menit agar lebih higienis. Untuk jarum akupuntur hanya bisa digunakan untuk sekali pakai.

“Kami disini untuk kebersihan alat sudah sangar higienis, untuk mangkok bekam yang sudah digunakan kami bersihkan dan kami sterilkan dengan alat khusus agar tetap bersih” ujar Ustadz Agus.

Titik tubuh yang sering dilakukan bekam biasanya ada pada titik meridian atau titik akupuntur dan juga menyesuaikan dengan kondisi penyakit pasien yang datang. Ustadz Agus menuturkan pasien yang datang ke kliniknya banyak dengan keluhan penyakit seperti sakit kepala, kolesterol, mag, darah tinggi, alergi bahkan stroke dan penyakit lainnya.

Pasien yang datang biasanya mulai dari dewasa sampai lansia. Untuk anak-anak baru boleh dilakukan bekam saat remaja mulai umur 17 tahun ke atas. Untuk penangan pasien bekam lansia dan dewasa juga ada perbedaannya menyesuaikan umur. Untuk pasien lansia daya tarik vakum ke mangkok bekam hanya di setel pada tekanan 0,4 dan untuk pasien dewasa daya tarik vakum ke mangkok bekam biasa disetel pada tekanan 0,8.

“Pasien dewasa dan lansia kami bedakan daya vakum dari alat vakum bekam elektrik kami, menyesuaikan dengan usia. Karena elastisitas kulit dewasa dan lansia tentu berbeda” tambahnya.

Ustadz Agus menuturkan, pengobatan bekam untuk menjaga stamina bisa dilakukan rutin setiap awal bulan selama tiga bulan, dan untuk kedepannya bisa dilakukan setiap tiga bulan sekali. Waktu terbaik untuk melakukan terapi pengobatan bekam biasanya pada tanggal 17, 19, dan 21 kalender Hijriah atau untuk hari terbaiknya pada hari Kamis, Senin dan Jumat, karena pada hari-hari itu menurut Nabi SAW kondisi darah kotor pada manusia berlebih. (Mg1)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*