Begini Cara Pelaku Habisi Bidan Aisyah

PembunuhanARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Pelaku pembunuh Bidan Aisyah Susilawati (52), bernama M Fauzi (26) telah merencanakan aksi pembunuhan tersebut secara matang. Ini terlihat dari rekonstruksi yang dilakukan Polres Bengkulu Utara (BU) bersama tim identifikasi dan inafis Polda Bengkulu di rumah korban di Desa Karang Anyar I Kecamatan Kota Arga Makmur, Kamis (2/11).

‘’Rekonstruksi kita lakukan mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB,’’ kata Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM melalui Waka Polres Kompol Eko Sisbiantoro SIK kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (2/11).

Rekontruksi ini dilakukan sebanyak 34 adegan inti, mulai dari rumah pelaku yang berada persis di sebelah rumah korban. Adegan awal, pelaku mempersiapkan sebilah parang sekitar sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat sore (21/7/2017). Kemudian, pelaku melompati pagar tembok di samping rumah korban. Selanjutnya, mencongkel dinding papan dengan menggunakan sebilah parang. Setelah pelaku berhasil masuk ke dalam rumah korban, pelaku menunggu korban hingga pulang di samping pintu garasi. Saat korban masuk rumah dan menghadap ke cermin, pelaku langsung menghantam kepala korban sebelah kiri dengan menggunakan tongkat T yang berada di dalam rumah korban.

Saat memukul korban menggunakan tongkat T, pelaku seakan-akan kemasukan setan, sehingga membabi buta hingga korban jatuh tersungkur dan tidak sadarkan diri.

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku sempat masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dekat TKP untuk mencuci tangan. Selanjutnya, pelaku melihat situasi dari jendela dan menutup gorden. Kemudian, pelaku keluar dari pintu samping mencuci kaki yang terkena percikan darah korban dan kembali ke dalam rumahnya yang bersebelahan dengan rumah korban dengan melompat pagar samping. Pelaku yang sudah kembali ke dalam rumahnya, sempat menonton televisi. Namun, lantaran merasa tidak tenang, pelaku kembali ke TKP lewat pintu rolling door garasi untuk mengambil sepeda motor korban yang terparkir di dalam garasi dan melarikan diri ke Kota Bengkulu. ‘’Tim Polres dan Polda sudah mengambil data hasil rekonstruksi. Ini akan menjadi bahan untuk melengkapi berkas perkara,’’ ungkap Waka Polres.(816)

Baca Juga Sadiiiss… Tersangka Habisi Nyawa Bidan Dengan Cara Ini