Bedah Rumah, Tak Fokus Satu Kecamatan

Foto; Ir Ris Irianto

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepahiang, Ir Ris Irianto mengatakan, jika kuota bedah rumah 2019 tidak difokuskan di satu kecamatan saja. Karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang mengajukan untuk seluruh rumah warga yang layak menerima program sosial tersebut.

“Tidak ada prioritas-prioritas, semua yang berhak mendapatkan kita ajukan ke kementerian, total ajuan kita sebanyak 500 unit rumah,” kata Ris, Rabu (13/3).

Ia menyampaikan, verifikasi oleh tim Kementerian PUPR bersama jajaran Pemkab Kepahiang sudah dilaksanakan akhir tahun lalu. Sehingga, sekarang ini pihaknya tengah menunggu keputusan Kemen PUPR untuk kuota Kabupaten Kepahiang.  “Sekitar bulan Mei biasanya kuota itu turun, kalau sekarang kita belum tahu. Yang jelas silahkan desa mengajukan,” ucap Ris.  Sementara untuk tahun 2017 dan 2018 lalu Kabupaten Kepahiang sudah mendapatkan 571 unit rumah. Tersebar di Kecamatan Bermani Ilir dan Kecamatan Kabawetan.



“Kalau kuota yang sudah terealisasi di tahun 2017 sebanyak 205 unit rumah dan 2018 sebanyak 266 rumah,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkab Kepahiang sendiri menargetkan 2021 seluruh rumah warga sudah layak huni. Untuk mewujudkannya Pemkab Kepahiang juga akan mengajukan anggaran bedah rumah dipostur APBD kedepan.  “Untuk sekarang masih dari dana kementerian semua. Ada juga di Dinsos PMD juga dari kementerian, kedepan mungkin bisa dimulai di APBD Perubahan 2019 atau APBD 2020 kita ajukan untuk anggaran bedah rumah,” tutup Ris. (320)