BCA Buka Kantor Kas di Kepahiang

KEPAHIANG, BE – Ekonomi di Kabupaten Kepahiang terus menggeliat. Kemarin (22/11), Bank Central Asia (BCA) membuka kantor kas di kabupaten tersebut. Ini menandakan meningkatnya perekonomian di Kepahiang.

Peresmian kantor kas BCA itu di Jalan Kepahiang-Curup Kelurahan Pasar Kepahiang dihadiri Bupati Kepahiang Drs H Bando Amin C Kader MM dan Kepala Kantor Wilayah 6  BCA Sumbagsel Darmawan.

Menurut Bupati, ia sebenarnya berharap BCA tidak hanya membuka sekadar kantor kas, melainkan langsung kantor cabang pembantu. Hal ini didukung ekonomi Kepahiang yang terus membaik, sehingga sudah selayaknya dibangun kantor cabang.  “Seharusnya yang dibuka itu KCP (Kantor Cabang Pembantu) atau kantor cabang sekalian. Tapi dari pada tidak sama sekali, tidak apa-apalah kantor kas dulu,” ujar Bando.

Menurutnya, dengan status BCA yang masih sebatas kantor kas ini pihaknya berharap BCA dapat merealisasikan peningkatan status menjadi KCP dalam waktu singkat dan secepatnya.

“Meski begitu saya tetap berterimakasih karena telah membuka kantor kas di sini. Namun, harapan saya dalam waktu dekat bisa dinaikkan statusnya, karena kebijakan kantor kas ini sangat terbatas,” harap Bando.

Bupati pun menggaransi manajemen BCA agar tidak perlu ragu memberikan investasi di Kepahiang. Sebab perekonomian sudah maju. BCA juga jangan hanya melakukan penghimpunan dana dari masyarakat saja melainkan hendaknya juga bisa merealisasikan pinjamanan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan langsung. Seperti kredit Usaha Rakyat (KUR) sepertihalnya perbankan nasional dan ataupun jenis program lainnnya guna kepentingan konsumen dalam hal ini masyarakat.

“Selain BCA yang kita resmikan saat ini di Kepahiang ini sudah ada bank lain yang sudah buka kantor cabang. Seperti BRI, Bank Bengkulu dan BNI.  Karena Kepahiang ini perekonomiannya sudah maju pesat. Dulu sebelum saya jadi bupati, dulu banyak toko dan bank-bank di Kepahiang buka hanya sampai jam 5 sore. Sekarang sudah ada ATM 24 jam, toko-toko juga begitu,” terang Bando.

Ditambahkan Bando lagi, jika proyek panas bumi (geothermal) di Kepahiang telah terealisasi, maka perekonomian Kepahiang akan semakin maju.  “Kepahiang ini potensinya besar sekali, kami punya cadangan geothermal 325 MWe (Mega Watt elektrik). Jika dijual ke PLN bisa triliunan rupiah dan kami mendapat 5 persennya yang sekitar Rp 6 triliun. Jadi jangan sungkan membuka kantor cabang di Kepahiang ini,” terang Bando.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah 6  BCA Sumbagsel Darmawan menerangkan bahwa manajemen BCA akan melihat kondisi perekonomian di Kepahiang beberapa tahun ke depan sebelum meningkatkan status kantor kas menjadi KCP.
“Saat ini kami masih melihat dahulu potensi dan perekonomian di Kepahiang ini. Jika memang menjanjikan akan kami buka KCP sama seperti di Curup,” kata Darmawan.

Terkait, program kemitraan dengan masyarakat, Darmawan menjelaskan bahwa hal itu akan berkaitan langsung dengan program BCA di pusat.

“Untuk KUR (Kredit Usaha Rakyat), saat ini masih bank-bank pemerintah. Kami masih bermitra dengan UMKM, karena untuk KUR kami harus berkoordinasi dulu dengan kantor pusat,” sampainya.

Sementara Kepala Kantor Kas BCA Kepahiang Robert SM Sitompul menargetkan kenaikkan status Kantor Kas BCA Kepahiang ini menjadi KCP dalam tempo 2 tahun kedepan.  “Kita mentargetkan waktu selama 2 tahun kedepan untuk mengubah status kantor kas ini untuk menjadi menjadi KCP, dan ini akan kita upayakan secepatnya,” singkat Robert.(505)