BCA Ajak Kaum Muda Indonesia

Meningkatkan Kualitas Diri Melalui Pendidikan

BCA Gelar Webinar LDR ‘Lihat Dari Rumah’ Beasiswa dari BCA – Kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan juga menyasar pada mahasiswa-mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Untuk mengajak mahasiswa berani berkarya, BCA juga menyelenggarakan webinar yang memberikan edukasi mengenai beasiswa BCA yang dihadiri oleh penerima Beasiswa PPA BCA angkatan 15, dan Penerima Beasiswa Bakti BCA 2019/2020 dari Universitas Padjadjaran Aulia M Noor (kanan). Aulia membagikan kisahnya menerima beasiswa BCA yang kini menjadi bekal dalam menempuh karir.

JAKARTA, BE – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengajak kaum muda Indonesia untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan agar mampu menghadapi tantangan di tengah era digitalisasi. Kehadiran kaum muda Indonesia juga sangat dibutuhkan di dunia perbankan, mengingat generasi tersebut dapat menjembatani kehadiran perbankan menjadi lebih relevan sesuai kebutuhan dan gaya hidup masa kini.

Di lain pihak, kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan juga menyasar pada mahasiswa-mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Keberlanjutan pendidikan bagi para mahasiswa berprestasi tersebut penting didukung agar generasi muda Indonesia terus dapat melahirkan SDM yang berkualitas dan berkarakter maju untuk dunia kerja dan Indonesia Maju.

Ajakan dan kepedulian BCA tersebut merupakan topik pembicaraan pada virtual talkshow “Lihat Dari Rumah” (LDR) yang menghadirkan narasumber Miss Grand Indonesia 2018 Nadia Purwoko, Kepala Pengembangan Bisnis Cabang Ambon Yusuf Effendi yang juga adalah salah penerima Beasiswa PPA BCA angkatan 15, dan Penerima Beasiswa Bakti BCA 2019/2020 dari Universitas Padjadjaran Aulia M Noor.

Virtual talkshow LDR tersebut disiarkan melalui kanal Instagram @goodlifebca, Youtube SolusiBCA,     Facebook GoodLife BCA, Twitter @GoodLifeBCA pada Pukul 19.00, Kamis (27/5/2021).

Inge mengatakan, beasiswa merupakan salah satu bentuk kepedulian BCA terhadap dunia pendidikan di Indonesia dengan memberikan kesempatan yang merata kepada lulusan terbaik SMA/SMK sederajat dan juga mahasiswa berprestasi dalam meraih pendidikan yang berkualitas dan berkarakter untuk masa depan yang lebih baik. Kesempatan tersebut juga merupakan bagian dari regenerasi berkesinambungan yang dilakukan BCA untuk mengajak kaum muda Indonesia yang berprestasi untuk masuk ke industri perbankan.

“BCA tentu saja harus beradaptasi dengan kebutuhan dan gaya hidup masa kini, salah satunya dengan terus menerus membuka diri terhadap lulusan terbaik dan putera-puteri berprestasi untuk berkarier di BCA. Melalui program PPBP, kami mengajak kaum muda Indonesia untuk mewujudkan mimpinya berkarya di dunia perbankan, dan secara berkesinambungan memperoleh pendidikan demi melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan di dunia perbankan,” ujar dia.

BCA membantu pelajar lulusan SMA/SMK melalui program PPA/PPTI. Sejak 1996, BCA menyediakan Program Pendidikan Akuntansi (PPA) non-gelar untuk mendapatkan pembekalan ilmu akuntansi selama 30 bulan. Setelah selesai pendidikan, mereka mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu (sarjana) serta berkesempatan untuk bekerja di BCA. Hingga tahun lalu, PPA telah meluluskan 1.617 siswa. Pada tahun 2020, terdapat 129 peserta lulusan PPA dan masih terdapat sembilan angkatan yang sedang menempuh pendidikan. Saat ini, program PPA telah bertransformasi menjadi Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP).

Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) non-gelar ditujukan kepada lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang berprestasi dan berminat meningkatkan kemampuan di bidang teknik informatika. PPTI non-gelar dilaksanakan selama 30 bulan dengan menerapkan sistem gugur dengan standar kelulusan yang relatif tinggi. Dari awal penyelenggaraan program hingga tahun 2020, telah terdapat 10 angkatan dan meluluskan 153 alumni. Pada akhir tahun 2020, terdapat 172 peserta PPTI non-gelar yang sedang menempuh pendidikan

Selain itu, BCA juga menyediakan jalur Beasiswa Bakti BCA. Sejak 1990-an, bekerja sama dengan 18 perguruan tinggi di Indonesia, BCA menjalankan program Beasiswa Bakti BCA untuk mahasiswa Strata Satu (S-1) berprestasi namun memiliki kendala finansial. Selain pendanaaan perkuliahan dan biaya hidup, BCA memfasilitasi program pengembangan diri meliputi pelatihan leadership, self awareness, creative thinking, dan financial planning bagi milenial. Tahun ajaran 2020-2021, Beasiswa Bakti BCA diberikan kepada 790 mahasiswa di 18 perguruan tinggi negeri tersebut dengan total donasi sebesar Rp5.45 Milliar

Inge mengatakan, pihaknya berharap penerima beasiswa Bakti BCA dapat mengembangkan potensi diri untuk mencapai performa yang optimal serta mempersiapkan diri masuk dunia kerja. Sebagian dari lulusan berprestasi dari program Beasiswa Bakti BCA telah menapaki jenjang karier yang berbeda-beda di BCA. “Kehadiran kaum muda tersebut merupakan upaya integratif yang dilakukan BCA agar senantiasa adaptif dan relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup saat ini,” kata dia. (Rls)