BBS Fokus ke Pecah Batu

=Foto : Kabag Ekbang Setda Pemkab Benteng, Bambang Irawan SSos

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Setelah vakum selama kurang lebih 2 tahun, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Benteng Bangun Sejahtera (BBS) akhirnya bisa beraktivitas. Dari 9 usulan program kegiatan yang disampaikan ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Benteng, aktivitas pemecah batu dipilih sebagai program unggulan.

“Dari banyaknya usulan yang disampaikan, BUMD BBS akan bergerak bidang usaha pemecah batu,” kata Kabag Ekbang Setda Pemkab Benteng, Bambang Irawan SSos.

Lebih lanjut mantan Kabid Pendapatan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng ini menegaskan, aktivitas BUMD BBS baru bisa terealisasi setelah kucuran dana atau penyertaan modal dari Pemda Benteng dilakukan.  Saat ini Pemda Benteng sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Benteng.



“Setelah Raperda tersebut disetujui menjadi Perda, penyertaan modal baru bisa dilakukan. Hingga kini, payung hukum penyertaan modal memang belum ada,” jelasnya.

Dari proposal usulan yang disampaikan, beber Bambang, BUMD BBS membutuhkan anggaran yang cukup fantastis. Yakni, menembus angka Rp 3 miliar. “Batas maksimum penyertaan modal untuk BUMD BBS memang sebesar Rp 3 miliar. Pun begitu, penyertaan modal akan dilakukan sesuai dengan kekuatan anggaran yang dimiliki Pemkab Benteng,” paparnya.

Mantan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Benteng ini mengatakan, pihaknya optimis BUMD BBS mampu memberikan konstribusi positif kemajuan Bumi Maroba Kite Maju. Penyertaan modal yang diberikan diharapkan mampu menjadi salah satu modal atau cikal bakal meraup pundi-pundi rupiah atau pendapatan asli daerah (PAD).

“Dengan adanya usaha pemecah batu yang dimiliki BUMD, seluruh pembangunan proyek diarahkan untuk memanfaatkan BUMD. Selain harga yang bersahabat, pembelian material di BUMD bisa mendongkrak PAD,” pungkas Bambang.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*